Pengetahuan dan penilaian diri ibu dalam menstimulus perkembangan pada anak usia di bawah tiga tahun di Kecamatan Padang Utara Kota Padang
SASTRA, Metra, Prof. dr. Djauhar Ismail, SpA(K), MPH, Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Ibu yang memiliki pengetahuan tinggi memberikan lingkungan yang hangat dan positif pada anaknya. Pengetahuan ibu merupakan suatu dimensi yang penting. Pengetahuan diartikan sebagai pemahaman orang tua atas norma perkembangan, bagaimana mereka berinteraksi dengan anak-anak, keterampilan pengasuhan, rangsangan dalam bermain. Anak yang mendapat stimulasi yang terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang/tidak mendapat stimulasi. Di Kecamatan Padang Utara Cakupan stimulasi sebanyak 38,95% pada tahun 2008. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi dan penilaian diri ibu dalam menstimulasi perkembangan anak serta faktor-faktor yang mempengaruhi di Kecamatan Padang Utara Kota Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional, subjek penelitian adalah ibu yang mempunyai anak usia bawah tiga tahun dan lokasi penelitian di Kecamatan Padang Utara Kota Padang. Pengambilan sample dengan systematic random sampling dengan jumlah sample sebesar 191. Analisis data terdiri dari analisis univariabel, bivariabel menggunakan uji chi- square dan multivariabel menggunakan regresi logistik Hasil: Hasil analisis multivariabel, dengan mengendalikan variable pendidikan dan pekerjaan ibu, ibu dengan pengetahuan yang tinggi berpeluang untuk berperilaku baik sebesar 2,12 kali (95% CI 1,57-2,87). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pengenalan diri ibu dalam stimulasi perkembangan anak usia batita (p= 0,000). Pengetahuan ibu yang tinggi berpeluang melakukan penilaian diri ibu yang baik sebesar 2,00 kali dibanding pengetahuan yang rendah.
Background: Mothers who have a higher level of knowledge may provide warm and positive environments to their children. As an important dimension, mother’s knowledge poses a critical element for knowledge can be defined as parents’ understanding on development norms, which are how they interact with their children, how they perceive parenting skills, and what they can do to stimulate their children in taking part in playing. Children who receive regular and directed stimultant will develop faster than those who do not receive any stimulant. In Padang Utara sub district, the percentage of stimulant coverage was 38.95% in 2008. Objective: To study the relationship between mother’s knowledge on stimulant and mothers’ self assessment in stimulating children’s development as well as the influential factors in Padang Utara sub district, Padang municipality. Method: This study used a cross-sectional study design. Subjects were mothers who had children below three years of age (under-three children). The study site was in Padang Utara sub district, Padang municipality. Sample was selected using systematic random sampling with sample size of 191. Data analysis consisted of univariable analysis, bivariable analysis using chi- square and multivariable analysis using logistic regression. Result: The result of multivariable analysis by controlling variables of maternal age and occupation showed that mothers with a higher level of knowledge were likely to have a 2.12 times greater chance of presenting good behavior (95% CI 1.57-2.87). Conclusion: There was a significant relationship between knowledge and mothers’ self recognition in stimulating under-three children’s (p= 0.000). Mothers with a higher level of knowledge had a 2.00 times greater chance of assessing themselves than those with a lower level of knowledge.
Kata Kunci : Pengetahuan ibu,Perilaku ibu,Stimulasi perkembangan, Mothers’ knowledge, mothers’ behavior, development stimulant