Laporkan Masalah

Peran audit antenatal care (ANC) dalam meningkatkan kualitas pelayanan bidan puskesmas di Kota Surakarta

WINARNI, Dwi, dr. Siswanto Agus Wilopo, SU, MSc, ScD

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang. Model baru ANC WHO di antaranya menempatkan Interaksi individu antara provider dan pasien sebagai unsur penting ANC. Komponen dasar model baru ANC antara lain meliputi empat kunjungan yang memerlukan waktu cukup selama masing-masing kunjungan untuk diskusi kehamilan dan berhubungan isu dengan pasien. Tahun 2006 jumlah ibu hamil di Kota Surakarta 11.485, yang melakukan pemeriksaan ANC pertama kali (K1) mencapai 11.192 (97%), sedang ibu hamil yang melakukan pemeriksaan sampai dengan minimal 4 kali (K4) ada 10.801 (94,64%). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaudit kualitas Antenatal Care yang dilakukan para bidan Puskesmas di kota Surakarta dan mengetahui kualitas ANC oleh para bidan di Puskesmas Kota Surakarta berdasarkan standar pelaksanaan ANC model baru dari WHO. Metodologi. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan separate randomized pretes posttest sample design. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Surakarta dengan mengambil tempat di 17 puskesmas Kota Surakarta. Populasi penelitian ini adalah para bidan puskesmas Kota Surakarta, dengan pengambilan sampel acak pada penelitian ini menggunakan teknik aksidental sampling dengan jumlah sampel 98 bidan, terdiri atas 49 sampel bidan audit 1 dan 49 sampel bidan setelah sosialisasi Audit. Hasil Penelitian. Pada responden yang mendapat audit , pengetahuan ANC memiliki hubungan yang bermakna terhadap kualitas ANC Audit yang diberikan pada bidan memiliki hubungan yang bermakna terhadap peningkatan pengetahuan ANC(sebesar 12.27%, p < 0.00) dan peningkatan kualitas ANC (X2(rumus)=35.27; p < 0.00). Ada hubungan bersamasama yang bermakna antara pemberian audit pada bidan.

Background: WHO’s new model for ANC is taking a place individual interaction between provider dan patient as important element of ANC. The basic component of new model for ANC for example covering 4 visit that need enough time during each visit for pregnancy discussion and related to the patient’s issue (WHO, 2002). In the year 2006 amount of pregnant mothers in Surakarta City 11.485, who were visiting first ANC check up (K1) are 11.192 (97%) and who were visiting 4 times ANC check up (K1-K4) are 10.801 (94,64%) Objective: To audit the qualities of ANC that done by the midwifes at the Center Comunity Health in Surakarta City based on procedural standard of WHO’s new model for ANC. Study design. The research is quasi experiment with pretes posttest sample design. The location of research is 17 Center Comunity Health in Surakarta City. The population are the midwifes at the Center Comunity Health in Surakarta City. This research uses with accidental sampling technique. The subject were as 98 midwifes. Result. Audits role to impact the knowledges of ANC significant (X2(formula)= 13,2; p McNEMAR < 0.01). The qualities of ANC K1 (X2(formula)=1,35; p McNEMAR <0.01), and K2(100%) ,K3 (X2(formula)=0,85; p McNEMAR< 0.01).and K4 (X2(formula) =0,89; p McNEMAR< 0,01). Knowledges of ANC have significant correlation to the qualities of ANC (X2(formula)=35,27; p < 0.01).

Kata Kunci : Audit,Kualitas ANC,Bidan, audits,qualities ANC, midwifes


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.