Hubungan antara pertukaran atasan-bawahan (LMX-Leader-member exchange) dan organizational citizenship behavior (OCB) yang dimediasi oleh kohesivitas kelompok pada Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan
PRAMUSARI, Diyah, Djamaludin Ancok, Prof., Dr., MA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenSalah satu faktor yang terpenting bagi keberhasilan suatu organisasi terletak pada kualitas pertukaran atasan-bawahan (LMX). Hubungan pertukaran yang baik antara atasan dan bawahan dapat menumbuhkan kesadaran diri untuk meningkatkan upaya extra dalam mencapai tujuan organisasi, upaya extra ini yang disebut dengan OCB. Kohesivitas Kelompok merupakan hasil upaya para anggota kelompok untuk tetap bertahan menjadi anggota di dalam suatu kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan LMX dan OCB yang dimediasi oleh Kohesivitas Kelompok. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Pertanahan kota Administrasi Jakarta Selatan sebanyak 100 karyawan. Pada penelitian ini digunakan tiga kuesioner yang terdiri dari kuesioner LMX yang diukur dengan menggunakan LMX-MDM measure, kuesioner OCB yang diukur dengan OCB scale, dan kuesioner kohesivitas kelompok. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif, analisis pengolahan data regresi berganda dengan memakai skala likert. Pengolahan dan analisis data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan perhitungan menggunakan software SPSS 10. Untuk mengetahui hubungan antara LMX dan OCB yang dimediasi oleh kohesivitas kelompok harus melalui beberapa tahap analisa, yaitu: pertama, meregresi variabel LMX dengan variabel Kohesivitas kelompok; kedua, meregresi variabel Kohesivitas kelompok dengan variabel OCB; ketiga, meregresi variabel LMX dengan variabel OCB; Keempat, meregresi LMX dan OCB dengan kohesivitas kelompok. Hasil analisis tahap 1 LMX dan kohesivitas kelompok memiliki hubungan positif dan signifikan, dengan nilai b= 0.682; sig = 0.000; t = 9.236. Tahap 2, kohesivitas kelompok dan OCB memiliki hubungan positif dan signifikan dengan nilai b= 0.566; sig= 0.000; t= 6.797. Tahap 3, LMX dan OCB memiliki hubungan positif dan signifikan dengan nilai b= 0.586; sig= 0.000; t= 7.166. Tahap 4, nilai koefisien regresi pada saat meregresi variabel LMX pada variabel OCB dan variabel kohesivitas kelompok adalah sebesar 0.374. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara LMX dan OCB yang dimediasi oleh kohesivitas kelompok. Adapun mediasi yang terjadi adalah mediasi secara parsial
One of the most important factors that determines the success of an organization is in quality of Leader-Member Exchange (LMX). A good exchange between a leader and members can boost self awareness in order to devote extra effort in attaining organization’s objectives; this extra efforts is called Organizational Citizenship Behavior (OCB). Group cohesiveness is the resulting effort of group members to stay in a group. This research is aimed at finding out the relationship between LMX and OCB that is mediated by group cohesiveness. Sample of this research include 100 employees of Land Agency Office, South Jakarta. This research uses three questionnaires: LMX questionnaire which is measured using LMX-MDM measure; OCB questionnaire that is measured using OCB scale, and; finally, group cohesiveness questionnaire. This research uses descriptive method, multiple regression data processing using Likert-scale. After processed and analyzed, the data are presented in table form in which the calculation uses SPSS 10 software. To see the relationship between LMX and OCB that is mediated by group cohesiveness, some analyses are needed: first, regressing LMX and group cohesiveness variables; second, regressing group cohesiveness and OCB variables; third, regressing LMX and OCB variables; fourth, regressing LMX and OCB variables and group cohesiveness. In analysis stage 1, LMX and group cohesiveness have positive and significant correlation, with β = 0.682; sig = 0.000; t = 9.236. Meanwhile, in stage 2, group cohesiveness and OCB are positively and significantly related with β= 0.566; sig= 0.000; t= 6.797. In stage 3, LMX has positive and significant correlation with OCB with β= 0.586; sig= 0.000; t= 7.166. Finally, in stage 4, the regression value of LMX of OCB and group cohesiveness is of 0.374. Based on such analysis result, it is found out that there is positive correlation between LMX and OCB that is mediated by group cohesiveness. The mediation is partial.
Kata Kunci : Leader Member Exchange (LMX),Organizational Citizenship Behavior (OCB),Kohesivitas kelompok, LMX, OCB, Group Cohesiveness