Analisis strategi bersaing PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., (Mandiri) dalam segmen perbankan mikro
RAHADI, Ridho, Bambang Riyanto LS, Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPerbankan nasional telah melewati masa sulit pada saat krisis ekonomi sebelas tahun lalu, dan dapat kembali pulih setelah melalui proses restrukturisasi perbankan pada tahun 1999. Selain indikator utama yang bisa dilihat dari pertumbuhan aset perbankan yang terus meningkat sejak tahun 2002 hingga tahun 2007, berdasar laporan keuangan publikasi bank terdapat beberapa indikator lainnya juga terus membaik, misalnya laba bersih meningkat, dana masyarakat meningkat, ekspansi kredit meningkat dan tingkat kredit bermasalah menurun. Kinerja keuangan khususnya dalam rasio NIM (Net Interest Margin) Bank BRI (10,7%) dan Bank Danamon (8,3%) yang di atas rata-rata 10 bank terbesar pada tahun 2007 (6,7%), semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus mengembangkan bisnis di segmen mikro yang telah dimulai sejak awal tahun 2005. Bank BRI saat ini merupakan pemimpin dan pemain paling lama di segmen bisnis mikro yang kemudian diikuti oleh Bank Danamon sejak tahun 2004. Kelebihan Bank Mandiri dalam komposisi sumber dana murah dan jumlah jaringan cabang atau outlet, diharapkan dapat menjadi faktor kunci untuk mendukung pengembangan bisnis di segmen mikro yang telah terbukti menghasilkan margin tinggi. Saat ini Bank Mandiri telah memiliki jaringan 300 unit bisnis mikro yang berada di cabang-cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kinerja yang cukup baik yaitu dengan pertumbuhan rata-rata 38% per tahun dan yield of loan 21% per tahun. Namun demikian dengan strategi yang dijalankan saat ini terutama dalam pengembangan jaringan, sumberdaya manusia, organisasi, infrastruktur, serta pemasaran masih menghadapi kendala untuk pengembangan bisnis ke depan. Tujuan penelitian yang dilakukan penulis terhadap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., adalah untuk menganalisis lingkungan eksternal perusahaan, analisis sumberdaya dan posisi kompetitif perusahaan, serta analisis strategi dan keunggulan bersaing perusahaan. Dengan analisis ini akan diketahui berbagai dampak perubahan eksternal terhadap kondisi perusahaan. Selanjutnya dilakukan evaluasi kinerja strategi yang ada, apakah mampu melakukan penyesuaian dalam menghadapi berbagai peluang dan ancaman yang selalu berubah. Kelebihan yang telah dimiliki oleh perusahaan saat ini dalam sumber dana murah, teknologi informasi, dan jaringan yang luas untuk berkembang dengan biaya relatif murah dibanding pesaing, sekaligus juga dapat menjadi kelemahan sehingga harus diperbaiki dalam persaingan ke depan. Di samping perbaikan di atas, strategi yang ada saat ini terutama dalam pengembangan bisnis, organisasi, dan sumberdaya manusia, harus disiapkan untuk mencapai keunggulan bersaing, serta mampu menghadapi berbagai gejolak dalam lingkungan industri
Banking condition in Indonesia has passed through hard time during economic crisis eleven years ago, may have returned to normal after banking restructuring process in 1999. Assets growth as major indicator tend to increase since 2002 to 2007. As publicized in financial report, various indicator such as net profit, public saving, credit expansions tend to increase as well, while non performing loan decreased. Financial performance mainly shown in ratio of NIM (Net Interest Margin) of Bank BRI (10,7%) and Bank Danamon (8,3%) which exposed above average of ten biggest banks in 2007 (6,7%), has strengthen Bank Mandiri commitment to advance in micro business segment which has been initiated since 2005. Bank BRI as the leader and the senior player in micro business segment has been followed by Bank Danamon since 2004. The strength factors of Bank Mandiri such as low cost funding composition and numbers of branches and outlets network, have been expected as the key factors to support micro business segemnt development, which proven as high margin business. Presently Bank Mandiri operate network through 300 of micro business units located in branches/outlets reached through Indonesia, having good performance such as average growth of 38% yearly, and yield of loan of 21% yearly. However the current strategy primarily on network, human resources, organization, infrastructures, and marketing still facing constriction to lead the upcoming business development. The purpose of this research in Bank Mandiri is to analyze external environments, resources, and competitives position, besides to analyze strategy and competitive advantages of the company in micro business segment. Through this study various impacts of external changes to company environment will be identified. Furthermore current strategy performance will be evaluated, to find out the ability to fine-tune with the diverse changing of opportunities and threats. The current company strengths such as low cost funding, information technology, and wide network to expand with relative lower cost than competitor will also comprise the company weaknesses, therefore should be improved in the future and to face the competition. Notwithstanding the above improvements, the recent strategy primarily in business development, organization, and human resources should be prepared to attain competitive advantages, moreover able to face a variety of turbulance in industry environment.
Kata Kunci : Karakteristik industri,Pemetaan kelompok strategi,Faktor kunci sukses, Industry Characteristics, Strategic Group Mapping, Key Success Factors