Mapping strategic risks of Pharpos Tbk
SASMITO, Budining Wirastuti, Hani Handoko, Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menaksir resiko strategik dari PT Phapros Tbk. berdasarkan tingkat kerugian, probabilitas, ekspektasi waktu, dan probabilititas perubahan seiring waktu. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memetakan resiko strategik ke dalam satu peta resiko strategik, dan untuk memberi rekomendasi kepada perusahaan tentang bagaimana seharusnya perusahaan bereaksi berdasar pada peta tersebut. Data dikumpulkan di pabrik utama di Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Kuestioner, pedoman wawancara, dan peta resiko strategik kosong dibagikan kepada manager dan asisten manager di perusahaan tersebut, mengingat mereka adalah Subject Matter Experts atau orang yang ahli di bidang mereka masing-masing. Responden berjumlah total 16 orang. Data sekunder juga dikumpulkan dari berbagai macam surat kabar dan situs internet mengenai event dan trend eksternal di bidang industri farmasi, khususnya di Indonesia. Dengan berpedoman pada peta resiko strategik dari Slywotzky dan Drzik, serta perhitungan resiko yang dilakukan berdasar pada penaksiran peneliti, peneliti menemukan bahwa penurunan margin merupakan resiko yang paling berbahaya untuk perusahaan, sedangkan kegagalan merger atau akuisisi merupakan resiko yang paling tidak berbahaya. Probabilitas paling tinggi akan terjadinya resiko adalah penurunan pemasok dan aplikasi yang tidak tepat guna, sedangkan probabilitas paling rendah ada pada kegagalan merger atau akuisisi. Resiko yang akan selalu mengancam perusahaan selama 5 tahun mendatang adalah penurunan pemasok, aplikasi yang tidak tepat guna, pemalsuan obat, dan pesaing komplementer. Resiko-resiko ini selalu konstan ataupun meningkat probabilitasnya.
This study was intended to indentify and assess the strategic risks of PT Phapros Tbk. based on their severity, probability, timing, and changing probability over time. The main purpose of the research was to map the strategic risks into a single strategic risk map, and to give recommendations to the company about how should they react accordingly. Data was collected in the main plant in Simongan, Semarang, Central Java. Questionnaires, interview guides, and the blank strategic risk maps were handed to the managers and assistant managers of the company, as they are the Subject Matter Experts of the study. The total respondents were 16 respondents. Secondary data was also collected from the newspapers and Websites about external events and trends in pharmaceutical industry, mainly in Indonesia. Using Slywotzy and Drzik strategic risk map, and the calculations of the risks which were conducted based on the self-assessment, the researcher found that margin squeeze is the most dangerous risk for the company, while merger or acquisition failure was the least dangerous one. The highest probabilities of the risk occurring were decreasing suppliers and improper applications, while the lowest probability came from merger or acquis ition failure. The risks that would always threat the company in the next five years were decreasing suppliers, improper application, counterfeiting, and complementary competitor. Risks for the company were always either constant or increasing.
Kata Kunci : Resiko strategik,Peta resiko strategik,Slywotzky dan Drzik,Tingkat kerugian,Probabilitas,Ekspektasi waktu,Probabilitas perubahan seiring waktu,PT Pharpos Tbk, strategic risk, strategic risk map, Slywotzky and Drzik, severity, probability, expected timing,