Religiusitas dalam antologi puisi Cinta Ladang Sajadah karya D. Zawawi Imron :: Pemaknaan semiotika Riffaterre
DHIANA, Wahyu Rouf, Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo
2009 | Tesis | S2 Ilmu SastraPenelitian yang berjudul “Religiusitas dalam Antologi Puisi Cinta Ladang Sajadah Karya D. Zawawi Imron: Pemaknaan Semiotika Riffaterre†ini bertujuan menemukan makna religiusitas yang terdapat dalam antologi puisi Cinta Ladang Sajadah karya D. Zawawi Imron dengan menggunakan teori Semiotika Riffaterre, yang mengacu pada buku karyanya yang berjudul Semiotics of Poetry (1978). Religiusitas yang digunakan sebagai objek formal penelitian adalah religiusitas yang berdasarkan ajaran agama Islam. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan teori dan metode Semiotika Riffaterre, dengan empat langkah pokok, yaitu (1) menemukan unsur ketaklangsungan ekspresi sajak, (2) melakukan pembacaan heuristik dan hermeneutik, (3) mencari matriks, model, dan varian, serta (4) mencari hipogram. Objek material penelitian ini adalah antologi puisi Cinta Ladang Sajadah yang memuat 29 sajak dengan mengambil lima sajak sebagai sampel penelitian. Adapun tahapan pemaknaan yang dilakukan, yaitu (1) mencari berbagai unsur ketaklangsungan ekspresi pada semua sajak, (2) menerapkan langkah pemaknaan secara eksplisit metode pemaknaan semiotika Riffaterre terhadap lima sajak sampel, dan (3) mencari makna religiusitas pada semua sajak dalam antologi puisi Cinta Ladang Sajadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antologi puisi Cinta Ladang Sajadah menggunakan berbagai unsur ketaklangsungan ekspresi dalam pengungkapannya, baik yang berupa penggantian arti, pemencongan arti, maupun penciptaan arti. Pemaknaan terhadap lima sajak sampel memperoleh kesimpulan bahwa sajak-sajak tersebut kental dengan makna religiusitas yang berhipogram dengan ajaran agama Islam. Selain itu, semua makna religiusitas, yaitu religiusitas yang mengacu pada ajaran agama Islam, baik menyangkut masalah akidah, syariah, maupun akhlak, terdapat dalam antologi puisi Cinta Ladang Sajadah. Aspek akidah meliputi seluruh aspek yang terdapat dalam Rukun Iman. Aspek syariah mencakup bidang muamalah tentang sikap seorang pemimpin, dan bidang ibadah yang terdapat dalam Rukun Islam. Unsur ibadah ya ng tidak ditemukan hanyalah masalah ibadah puasa. Aspek akhlak meliputi tata cata berhubungan dengan Allah, dengan diri sendiri, dengan sesama manusia, dan dengan alam.
The research entitled “The religiosity of anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah by D. Zawawi Imron: Significance Riffaterre Semiotics†is intended to interpret the significance of religiosity taken from the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah by D. Zawawi Imron. In the significance the poem, the writter applies Riffaterre semiotics theory. The refference theory is Semiotics of Poetry, which is written by Michael Riffaterre (1978). Religiosity which applied to formal object in this research is religiosity of Islamic religion. This is a qualitative research which applied Riffaterre semiotics theory and method by four steps, namely: (1) discovered indirect expression, (2) heuristic and hermeneutic reading, (3) identified matrix, model, variant, and (4) finded hypogram. The material object of the research is taken from poems of the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah which have 29 poems and 5 poems of them has used to sample of this research. Stages of significance this research are (1) discovered indirect expression of all poems at the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah, (2) applicted strages of the Riffatere semiotics method in 5 sample of poem, and (3) finded the significance of religiusity for all poems at the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah. The result of the research for the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah shows that all of indirect exspression which have displacing of meaning, distorting of meaning, and creating of meaning used in expression. The significance for the five sample of poems shows that thick by the religiusity of Islamic religion. In addition, the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah have the significance of religiusity by the religiusity of Islamic religion such: akidah, syariah, and akhlak. The aspect of akidah are including all of aspect of Rukun Iman. The aspect of syariah are including muamalah at leader characteristics and the aspect of ibadah taken from four aspect of Rukun Islam, including syahadat, salat, zakat, and haji except fast. The aspect of akhlak including such manner for the relationship with Allah, with ourself, with other people, and with nature.
Kata Kunci : Religiusitas,Agama Islam,Antologi puisi Cinta Ladang Sajadah,Semiotika riffaterre, religiosity, Islamic religion, the anthology of poetry Cinta Ladang Sajadah, Riffaterre semiotics