Potret wanita suku Dani dalam Novel Sali karya Dewi Linggasari :: Kajian sosiologi sastra
MUSTAHID, Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, SU
2009 | Tesis | S2 Ilmu SastraPenelitian yang dilakukan dengan pemilihan objek material novel Sali ini dilatarbelakangi ketegori menarik, terjangkau, dan memiliki hubungan dengan kehidupan rakyat Indone sia yang dilandasi dengan tradisi dan budaya yang beraneka ragam. Sebagai karya sastra yang menarik , novel Sali memuat permasalahan kehidupan masyarakat suku Dani yang problematik. Berbagai data yang berhubungan dengan materi teks mudah dijangkau dari berbagai sumber data. Alasan lainnya adalah belum ditemukannya penelitian yang khusus mengangkat objek fo rma l adat dalam novel Sali. Penelitian ini, secara teore tis, untuk mengungkapkan potret kehidupan wanita suku Dani, yang diungkapkan oleh Dewi Linggasari dalam novel Sali. Tujuan teoretis lainnya adalah untuk memberikan sumbangan pemikiran dan pandangan bagi pengembangan ilmu sastra, khususnya yang berkaitan dengan penerapan teori sosiologi sastra. Tujuan praktis penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan bagi pembaca untuk meningkatkan daya apresiasi terhadap cipta sastra. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Novel Sali karya Dewi Linggasari sebagai teks sastra menjadi sumber data primer, dan didukung oleh sumber data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Adapun teknik analisisnya menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang bertolak dari pendekatan sosiologi sastra Swingewood. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa novel Sali mencerminkan permasalahan kehidupan wanita suku Dani yang diwarnai oleh adat yang konservatif. Adat yang konservatif itu telah membawa kehidupan masyarakatnya memprihatinkan. Novel yang berlatar kehidupan masyarakat suku Dani, periode sebelum tahun 1972, periode tahun 1972, dan periode ketika Indonesia dilanda krisis moneter tahun 1997, merupakan novel ya ng penuh akan nilai kehidupan yang kurang mendapat perhatian. Adat kehidupan yang konservatif, yang berlangsung secara terus - menerus, telah membawa masyarakat suku Dani terjebak dalam rantai persoalan kehidupan yang tidak kunjung selesai. Kurangnya perhatian dari berbagai pihak itulah telah membawa novel Sali sebagai suatu solusi untuk memberikan pencerahan kepada pembaca. Untuk menghindari adanya ketidakadilan, yang berlangsung secara terusmenerus akibat adat tersebut, perlu adanya pencerahan kepada masyarakat. Pencerahan itu kiranya dapat menumbuhkan pikiran kritis pada permasalahan yang dihadapi. Novel Sali menawarkan solusi dengan memberikan pengetahuan dan pendidikan, kiranya dengan cara itu, dapat memberi pandangan pada permasalahan yang dihadapi sehingga adat yang konservatif tidak terjadi lagi.
Research conducted with selecting material object of Sali novel is based on interesting, reached categories, and relation to Indonesian people that have various tradition and cultural foundation. As an interesting literatury work, Sali novel contains problematic Dani’s ethnic life. As literature reached work, several data related to text materials are easily reached from various data sources. The other reason is there have no research that specifically consider custom formal object of Sali novel. This research is theoretically conducted to reveal life woman picture of Dani’s ethnic group stated by Dewi Linggasari in the Sali novel. The other theoretic al objective is to give idea and view for developing literature study. Whereas the practical objective of this research is to contribute to readers in order to improve appreciation capability toward literature works. This research is descriptive-qualitative research. Sali novel created by Dewi Linggasari as literatury text becomes primary data source, and supported by secondary data. Data collection in this research are conducted by reading and recording technique. Whereas the metode of analysis is descriptive-qualitative technique based on Swingewood’s literature sociology approach. The results of this research reveal that Sali novel reflects life woman problem of Dani’s ethnic group coloured with conservative custom. This conservative custom makes this people’s life suffer. This novel with background of Dani’s ethnic group life before 1972, during 1972, and period when Indonesia had monetary crisis in 1997 is a novel that is full of less concerned life values. Conservative life custom that had been persistently running makes Dani’s ethnic group trapped in unsolved life problems chain. The lack of concern by various parties brings Sali novel to be solution to enlighten the readers. To avoid persistent inequality caused by such custom, there should be enlightening for people. This may raise critical idea toward problem faced. Sali novel offers solution by giving knowledge and education that may give view on problem faced, therefore the conservative cultural does not exist again.
Kata Kunci : Budaya,Ketidakadilan,Solusi, cultural, inequality, and solution