Analisis keunggulan komparatif usahatani kelapa di Sulawesi Utara menggunakan policy analysis matrix (PAM)
RORI, Yolanda Pinky Ivanna, Prof. Dr. Ir. Masyhuri
2009 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian tentang keunggulan komparatif ini dilakukan di Provinsi Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kelapa di Sulawesi Utara memiliki keunggulan komparatif yang dicerminkan dengan nilai koefisien biaya sumber daya domestik dan mengetahui perubahan tingkat harga input dan output jika terjadi perubahan nilai keunggulan komparatif. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang-Mongondow yang merupakan daerah sentra produksi tanaman kelapa. Pengumpulan data primer melalui diskusi dengan sekelompok petani sebanyak 40 petani kelapa (focus group discussion) dan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM) untuk mengetahui nilai keunggulan komparatif. Analisis sensitivitas digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel-variabel penentu terhadap nilai koefisien biaya sumber daya domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kelapa di Sulawesi Utara memiliki keunggulan komparatif yang ditunjukkan dengan nilai DRCR 0,05. Secara privat dan sosial menguntungkan untuk diusahakan. Secara privat memberikan keuntungan Rp. 12.988.724 dan secara sosial Rp. 11.500.617. Untuk analisis sensitivitas kenaikan harga input (upah tenaga kerja dan pupuk) serta penurunan harga output tidak berpengaruh terhadap nilai DRCR
The research has been done in North Sulawesi. The aim of the research are to know the comparative advantage of coconut in North Sulawesi which is analized by Domestic Resource Cost Ratio (DRCR) value and to know the input and output price changes and its impact to the coconut farming comparative advantage. The area of research is selected by purposive method in South Minahasa and Bolaang-Mongondow Regencies which are the production centre of coconut. The primary data are collected through discussion with 40 coconut farmers (focus group discussion) while the secondary data are gained from related institutions. Descriptive analysis using Policy Analysis Matrix (PAM) was implemented in the research to know the comparative advantage value. Sensitivity analysis is used to determine the impact of prices changing to Domestic Resource Cost Ratio (DRCR). The result shows that coconut farming in North Sulawesi Province has a comparative advantage which is indicated by the value of DRCR 0,05. Both Private and Social benefit value are profitable. The private benefit is Rp. 12.988.724 and social benefit is Rp. 11.500.617. The result of sensitivity analysis shows that an increasing on input price (labour wages and fertilizer price) and a decreasing on the price of output does not affect to the value of Domestic Resource Cost Ratio (DRCR).
Kata Kunci : Kelapa,Keunggulan komparatif,Policy analysis matrix (PAM),Analisis sensitivitas, Coconut, Comparative Advantage, PAM, Sensitivity Analysis