Laporkan Masalah

Beberapa faktor yang mempengaruhi pilihan penumpang angkutan laut perintis di Maluku

WESRIZAL, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Angkutan laut perintis adalah salah satu moda transportasi yang disediakan untuk melayani daerah terpencil. Angkutan laut perintis dilakukan dengan cara kontrak antara pemerintah dengan perusahaan angkutan laut nasional menggunakan kapal berbendera Indonesia. Pemerintah memberikan subsidi untuk jenis angkutan ini sehingga tarif yang penumpang dalam bentuk harga tiket lebih murah dibandingkan moda lain. Selain faktor harga, tentunya terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi penumpang memilih angkutan laut perintis. Untuk mengetahui faktor-faktor tersebut dilakukan kajian dengan meminta tanggapan penumpang kapal perintis dengan menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada angkutan laut perintis di Maluku dengan mengambil responden yang tinggal di kota Ambon. Pertimbangan yang dipakai adalah kota Ambon merupakan tujuan perjalan utama di propinsi Maluku. Kuesioner yang dipakai menggunakan skala Likert 5 poin dengan 28 variabel. Metode ekstraksi faktor yang digunakan adalah principal component analysis dengan bantuan software SPSS. Jumlah responden pada survei utama adalah 286 yang pada analisis dikelompokkan lagi berdasarkan pilihan moda alternatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi penumpang adalah (1) Keandalan; (2) Pelayanan; (3) Keamanan; (4) Kenyamanan; (5) Kebersihan; (6) Personil; (7) Nilai; (8) Kemudahan; dan (9) Keselamatan. Tiap kelompok memiliki enam sampai tujuh faktor yang merupakan kombinasi dari faktor-faktor di atas. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga tiket tidak menjadi faktor utama penumpang.

Pioneer Sea transport is one of the transportation mode provided to serve remote areas. Pioneer sea transport is implemented by contract between government and marine transportation company with the national flagship Indonesia. The government provides subsidies for this type of transportation so that the passenger pay lower price than other modes. In addition to price factors, of course there are other factors that affect the sea transport passengers choosing pioneer sea transport rather than others. The objective of this research is to find out the factors by asking the passenger to fill out a questionnaire. The subjects of this research are passengers of pioneer sea transport in Maluku. Five points Likert scale with 28 variables questionnaire used for survey. Factor extraction method used was principal component analysis with the help of SPSS software. Number of respondents for main survey are 286 which then grouped based availability of alternative modes. The result of analysis shows that factors that affect passengers are (1) reliability; (2) service; (3) security; (4) comfort; (5) cleanliness; (6) personnel; (7) value; (8) easiness; and (9) safety. Each group has six to seven factors made up as combination of factors mentioned above. The results of the analysis indicate that the ticket price does not become a major factor.

Kata Kunci : Angkutan laut perintis,Maluku,faktor yang mempengaruhi penumpang,Principal component analysis, sea transportation pioneer, Maluku, factors that affect passengers, principal component analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.