Laporkan Masalah

Evaluasi tarif sistem zona pada taksi Bandara Pattimura Ambon

TAKNDARE, Ignatius Duckyson, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Transportasi merupakan sektor penting di dalam kehidupan sehingga harus diatur dan dikelola dengan baik. Taksi bandara Pattimura merupakan salah satu moda transportasi yang digunakan untuk mendukung aktivitas bandara udara Pattimura Ambon di dalam melayani penumpang. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui profil dan tanggapan responden pengguna jasa sehubungan dengan pelayanan taksi bandara, menganalisis Biaya Operasi Kendaraan (BOK), Ability To Pay (ATP), Willingness To Pay (WTP), mengevaluasi tarif taksi bandara sistem zona sesuai kemampuan (ATP) dan kemauan (WTP) membayar pengguna jasa serta mengevaluasi pelayanan yang ada saat ini. Penelitian dilakukan dengan menghitung BOK, ATP dan WTP. BOK dihitung dengan menggunakan metode perhitungan yang dimodifikasi dari KM 89/2002 sesuai karakteristik taksi, ATP dihitung berdasarkan data karakteristik responden sedangkan WTP dihitung dari data respon penumpang dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa besaran tarif sistem zona yang berlaku secara umum masih lebih besar dibandingkan dengan nilai BOK, ATP dan WTP. Terdapat kecenderungan bahwa kemauan membayar pengguna jasa akan naik atau turun seiring dengan kualitas pelayanan. Nilai ATP yang lebih besar dibanding WTP mengisyaratkan bahwa taksi bandara jarang digunakan secara rutin. Kebersihan di dalam kendaraan merupakan atribut pelayanan yang paling berpengaruh terhadap respon penumpang. Perlu ada peningkatan pelayanan antara lain dengan mengaktifkan counter layanan taksi di bandara, penambahan armada taksi, penggunaan pakaian seragam dan ID card oleh para supir, kenyamanan, keamanan dan keselamatan selama dalam perjalanan, kebersihan serta tarif yang lebih terjangkau.

Transportation is important sector in life so it must be arranged and managed properly. Pattimura airport taxi is one of transportation mode using to support activitiy of Pattimura airport in Ambon in order to serve passenger. Aims of this study are to know profile and response of the passenger according to airport taxi service, to analyze Vehicle Operating Cost (VOC), Ability To Pay (ATP), Willingness To Pay (WTP), to evaluate tariff of airport taxi that using zone system according to ATP and WTP of the passenger and then to evaluate recently service. The study is conducted by calculate VOC, ATP and WTP. VOC is calculated by using calculation method that modified from KM 89/2002 according to taxi’s characteristic, ATP is calculated based on respondent characteristic data whereas WTP is calculated from passenger response data by using multiple regression analysis. From analysis result can be concluded that value of zone system tariff in general is still higher than the values of VOC, ATP and WTP. There is a tendency that the willingness to pay of passenger will increase or decrease along with service quality. ATP value that higher than WTP value signs that airport taxi is rarely used in routine. Neatness inside the taxi is the most service attribute that affected for passenger response. There must be service improvement like activate taxi service counter in airport, addition of taxi fleet, the using of uniforms and ID cards for drivers, convenience, security and safety during journey, neatness and more reached tariff.

Kata Kunci : Biaya operasi kendaraan (BOK),Ability to pay (ATP),Willingness to pay (WTP),Tarif dan pelayanan, Vehicle Operating Cost (VOC), Ability To Pay (ATP), Willingness To Pay (WTP), tariff and service


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.