Groundwater flow model of Tambakboyo artificial lake area in Yogyakarta Indonesia
VISAL, Cheng, Dr. Ir. Heru Hendrayana
2009 | Tesis | S2 Teknik GeologiTerletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, areal pertanahan yang dulunya tidak terpakai, sekarang dibangun sebuah danau buatan yaitu Tambakboyo (Tambak dalam bahasa Jawa berarti kolam). Danau tersebut berada pada pertemuan antara dua sungai yang berada pada daerah yang lebih tinggi. Pembangunan danau tersebut telah mengubah kondisi topografi dan hidrologi setempat. Danau tersebut juga di duga sebagai pengisi airbawahtanah dan untuk keperluan irigasi daerah sekitarnya. Untuk mengetahui hubungan dan juga membantu dalam pelaksanaan manajemen yang efektif, maka di perlukan pemodelan airbawahtanah untuk mengetahui kondisi sistem daerah penelitian ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini awalnya melakukan pemodelan aliran airtanah di sekeliling danau untuk mengetahui hubungan pola aliran airtanah dengan danau buatan. Pengukuran sumur gali, pengukuran parameter-parameter sungai, survei geolistrik, uji pompa merupakan beberapa langkah penelitian untuk mendapatkan data-data sebagai dasar dalam pemodelan. Dengan menggunakan Modflow, semua parameter-parameter data di masukkan kemudian di hasilkan suatu model. Hasil yang di peroleh mengindikasikan bahwa pola aliran airtanahnya berarah utara ke selatan dengan kecepatan maksimum 3.88 meter/hari. Model tersebut kemudian di aplikasikan untuk Particle Ttracking dan Zone Budget Simulation. Hasil yang di peroleh mengindikasikan bahwa, pada masa sekarang, danau bersifat “flow through lakeâ€. Ketika danau itu penuh, akan berubah menjadi “losing lake†dan ketika kering, kembali menjadi “flow through lakeâ€. Sangat di rekomendasikan agar danau berada pada level maksimum 149 meter. Tidak hanya kuantitasnya tetapi kualitas air danau sebaiknya di kontrol untuk mencegah adanya kontaminan yang berasal dari kebocoran dari daerah sekitarnya. Sangat di harapkan bahwa hasil dari pemodelan ini dapat di kembangkan untuk simulasi kuantitas airtanah di danau ini.
Located in Sleman Regency of Yogyakarta Special Province, a non-standard landfill has been replaced by an artificial lake named Tambakboyo. The lake is located at the joint of two rivers from upper slope. The building of lake changes the pattern of topographical condition as well as hydrological condition of study area. It is presumed that it is constructed to recharge to groundwater and improve irrigation system. To find out the actual interaction so as to support effective groundwater management, a helpful tool like groundwater flow model is a must to obtain a clear understanding of natural system of study area. To achieve this purpose, the research was initiated and conducted to build the groundwater flow model of surrounding artificial lake area in order to understand the groundwater flow system and interaction of groundwater with artificial lake. Dug well measurement, river measurement, geoelectrical survey, pumping test borehole drilling and groundwater recharge estimation have been performed to get complete data for modeling. By using Modflow software, all required data have been input to successfully develop the groundwater flow model. Based on model result, it indicates that the groundwater generally flows from north to south with maximum velocity of 3.88 m/day. The model is then applied for Particle Tracking and Zone Budget simulation. The results indicate that in present time, the lake is acting as “flow through lakeâ€. Once it is fully charged, it becomes “losing lakeâ€. Moreover, it turns out to be “flow through lake†again when it is dry-up. It is recommended that the lake should be maintained at its maximum level of 149 meters. Not only quantity but also quality of water in the lake must be conserved to avoid contaminant leakage to groundwater. It hopes that the model can be developed to simulate the quality of groundwater in lake.
Kata Kunci : Model aliran airtanah,Danau buatan,Flow through lake,Losing lake,Particle tracking,Zone budget,Groundwater flow model, Artificial Lake, Flow Through Lake, Losing Lake, Particle Tracking, Zone Budget