Laporkan Masalah

Pengaruh tsunami terhadap kualitas air tanah di Kotamadya Banda Aceh Provinsi Nanggoe Aceh Darussalam

AZHARNI, Syarifah, Dr. I Wayan Warmada

2009 | Tesis | S2 Magister Geologi Pertambangan

Maksud dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisika, biologi dan kimia air tanah di Banda Aceh sehingga dapat diketahui kelayakan air tersebut untuk dikonsumsi penduduk setempat. Daerah penelitian secara administrasi terletak di Kecamatan Kuta Alam Kotamadya Banda Aceh di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Lokasi pengamatan terletak di tiga desa yaitu Desa Kampung Mulia (A) dengan koordinat 5º34’17” N dan 95º18’56” E, Desa Kampung Keuramat (B) dengan koordinat 5º34’13”N dan 95º18’55”E dan Desa Kampung Laksana (C) dengan koordinat 5º34’9”N dan 95º18’52”E. Setelah tsunami melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tahun 2004 silam, lumpur tsunami yang terangkat dari dasar laut menyebabkan pencemaran air tanah yang ada di daerah yang terkena tsunami. Hasil analisis karakteristik fisika air tanah menunjukkan bahwa temperatur dan kekeruhan air tanah di semua lokasi pengamatan adalah normal. Hasil analisis karakteristik kimia air tanah menunjukkan bahwa Arsen (As) di semua lokasi pengamatan tidak ditemukan, Mercury (Hg) di semua lokasi pengamatan masih dalam kadar yang diperbolehkan. Timbal (Pb) di semua lokasi pengamatan masih dalam kadar yang diperbolehkan. Natrium (Na) di semua lokasi pengamatan masih dalam kadar yang diperbolehkan. Calcium (Ca) di semua lokasi pengamatan melebihi kadar yang diperbolehkan (sangat tinggi). Magnesium (Mg): lokasi A berada di atas kadar yang diperbolehkan (tinggi), lokasi B melebihi kadar yang diperbolehkan di empat titik sampel dan hanya di satu titik sampel kadarnya masih dalam jumlah yang diperbolehkan (KK1) dan di lokasi C masih dalam kadar yang diperbolehkan. Cadmium (Cd): di lokasi A dan B memiliki kadar yang melebihi batas yang diperbolehkan (tinggi), di lokasi C pada titik sampel KL1 tidak ditemukan, pada KL 2 dan KL 5 masih dalam kadar yang diperbolehkan, selebihnya tinggi. Cobalt (Co): lokasi A dan C memiliki kadar melebihi batas yang diperbolehkan, di lokasi B hanya di titik KK 1 dan KK 3 yang masih dalam kadar yang diperbolehkan, selebihnya tinggi. pH di semua lokasi masih dalam batas yang diperbolehkan. Hasil analisa karakteristik biologi, dapat disimpulkan bahwa di semua lokasi pengamatan mengandung bakteri E. coli melebihi batas kadar yang diperbolehkan (sangat tinggi).

The research was conducted to study the physical, chemical and biological characteristics of ground water because of tsunami in Banda Aceh and then will strive for the improvement of ground water quality. The water ground sample was taken at three locations at Kuta Alam District in Banda Aceh. There are Kampung Mulia Village (coordinat points 5º34’17” N and 95º18’56” E)as a location A, Kampung Keuramat Village (coordinat points 5º34’13”N and 95º18’55”E) as a location B and Kampung Laksana Village (coordinat points 5º34’9”N and 95º18’52”E) as a locations C. All the sample of ground water was taken from inhabitant’s wells. After tsunami’s disaster, the mud of tsunami was contaminated ground water in tsunami’s location in Nanggroe Aceh Darussalam Province. The result of physical analysis of ground water sample showed that the contains of value from temperature and turbidity are normal at the all locations. The result of chemical analysis of ground water sample showed that the As contains in the A, B and C locations are normal. Contains of Hg are normal in the all locations. Contains of Pb are normal in the all locations. Contains of Ca are high in the all locations. Contains of Mg is high at A location, four place at the B location are high and in C location is normal. Contains of Cd at A and B locations are high, in C location at KL 1 well is not detected and KL 2 and KL 5 wells are normal. Contain of Co in A dan C locations are high, at B location only KK 1 and KK 3 wells are normal. pH of ground water are normal in the all locations. The result of biological of ground water showed at the all locations has very high E. coli bacteria.

Kata Kunci : Air tanah,Tsunami,Analisis, water ground, tsunami, analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.