Analisis pemahaman hak cipta dan perkembangannya pada masyarakat adat Papua :: Studi kasus batik Papua
NAFUNI, Karin Iriana Kawania, Prof. Dr. M. Hawin, S.H., LL.M
2009 | Tesis | S2 Magister HukumTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat adat Papua terhadap Hak Cipta dan peran pemerintah daerah Papua dalam pelestarian dan pengembangan karya cipta masyarakat Papua. Penelitian ini didasarkan bahwa HaKI bukan lagi masalah negara-negara maju, tetapi sudah harus mendapat perhatian serius dalam negara-negara berkembang seperti Indonesia. Indonesia yang begitu kaya akan tradisi seni dan budaya menuntut pemahaman Hak Cipta pada masyarakat Indonesia dan masyarakat Papua pada khususnya dirasa penting bagi penulis untuk dibahas. Untuk membahas permasalahan ini dilakukan penelitian yurudis normatif. Kemudian hasil penelitian di analisis menggunakan pendekatan deskriptif analistis. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa hanya sebagian kecil saja masyarakat adat Papua yang telah memahami arti dan fungsi Hak Cipta, hal ini yang tergambar dari data pendaftaran Hak Cipta oleh masyarakat Papua yang didapat penulis. Sedangkan peran pemerintah daerah Papua sendiri dalam pengenalan dan perlindungan karya cipta masyarakat Papua dilakukan melalui sosialisasi, pendataan dan pengindentifikasian ciptaan-ciptaan masyarakat, penyediaan konsultan HaKI, dan penanggungan biaya pendaftaran Hak Cipta Masyarakat. Namun proses pengenalan sistem Hak Cipta pada masyarakat Papua tidak semudah membalikan telapak tangan. Faktor sosial budaya masyarakat Papua sangat mempengaruhi tidak mudahnya mereka merespon nilai modern seperti Hak Cipta. Penulis berkesimpulan harus adanya tekad bulat dari pemerintah daerah Papua dalam mengenalkan dan melindungi Hak Cipta masyarakat adat Papua sebagaimana yang diamanatkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.
Objective of this research was to study understanding of Papua indigenous people on copy right and role of Papua local administration in consevering and developing creation in Papua society. This research is based that intellectual property right is not only modern country issue, but it should get serious attention from developing contries such as Indonesia. With rich of art and cultural creation, Indonesian people, particularly Papua people, should understanding Copy Right. To analyze the problem, the juridical normative study is carried out with employing descriptive qualitative approach to analyze the research results. The results indicated that few part of Papua people that have understood mean and fanction of Copy Right. It was indicated with less Copy Right registration by Papua people that finded by author. Meanwhile, role of Papua local administration in protecting papua people creation was done by dissemination, people creation registration and indetification, intellectual property right consulting and assuming people copy right registration fee. However, introduction of Copy Right system in Papua society is not simple issue. Social culture factors of papua society affected difficulty in their response to modern value such as Copy Right. Author concluded that there should be strong will from Papua local administration in introducing and protecting Copy Right over Papua indigenous people creation as mandated by Constitution Number 21of 2001on Special Autonomy for Papua Province.
Kata Kunci : Pemahaman hak cipta,Peran pemerintah daerah Papua, understading on Copy Right, role of Papua local administration