Laporkan Masalah

Tinjauan yuridis akad mudharabah muqayyadah pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Yogyakarta

PURWANTI, Siska Diah, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., M.H

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Ada tiga hal yang menjadi tujuan penelitian ini ialah : (1) untuk mengetahui Pelaksanaan Akad Mudharabah Muqayyadah (2) untuk mengetahui Hak dan Kewajiban para pihak dalam Pelaksanaan Akad Mudharabah Muqayyadah pada PT.Bank Muamalat Indonesia Cabang Yogyakarta (3) untuk mengetahui cara penyelesaian jika terjadi wanprestasi yang di lakukan oleh salah satu pihak dalam Pelaksanaan Akad Mudharabah Muqayyadah. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif penelitian hukum yang di dasarkan pada penelitian kepustakaan. Tetapi untuk melengkapi data yang di peroleh dari kepustakaan perlu di dukung dengan penelitian lapangan. Penelitian ini di laksanakan di Bank Muamalat Indonesia Cabang Yogyakarta, dengan responden dari pihak bank yang di wakili oleh Kepala Bagian Legal. Laporan hasil penelitian ini bersifat deskritif analistis, hasil penelitian di analistis kemudian di laporkan. Hasil penelitian mengatakan bahwa pada prinsipnya Pelaksanaan Akad Mudharabah Muqayyadah pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Yogyakarta tetap mengacu pada hukum positif yang berlaku di Indonesia serta mengacau tetap mengacu pada prinsip syariah serta prinsip lainnya yang mengacu secara umum atau secara khusus. Hak dan Kewajiban Bank hanya sebagai administrasi dan selain itu bank tidak menanggung segala resiko, semua resiko di tanggung oleh Shahibul maal dan Mudharib. Kewajiban Shahibul maal hanya menyediakan dana dan Mudharib hanya sebagai yang mengelola dan membayar angsuran kepada Shahibul maal. dalam hak dan kewajiban menerapkan sistem bagi hasil yang di bagi antara pihak Shahibul maal dengan Mudharib yang sesuai dengan kesepakatan. Upaya-upaya penyelesaian sengketa yang di lakukan oleh Bank Muamalat Cabang Yogyakarta di lakukan secara musyawarah dan mufakat dengan jalan damai, tetapi apabila tidak dapat di selesaikan secara damai maka dapat di lakukan dengan BASYARNAS.

This research have three proposes which are: (1) to find out the implementation of Akad Mudharabah Muqqayyadah, (2) to reveal the right and duty of parties in implementon of Akad Mudharabah Muqqayyadah by Muamalat Bank, Indonesia, Yogyakarta branch (3) to discover problem solving method in case wanprestation is performed by one of parties as implemented Akad Mudharabah Muqqayyadah. This research took form normative juridical, literature-base law research. Field research, however, was required to complete data which had obtained. This research was performed at Muamalat Bank, Indonesia, Yogyakarta branch, which represented by its chief of Legal department, as respondent. The results is in descriptive analysis outline, results was been analyzed before submitted as report. The results presented that the implementation principles of Akad Mudharabah Muqqayyadah at Muamalat Bank, Indonesia, Yogyakarta branch both generally or particularly are referring to Indonesian positive law and refer to Islamic law and other regulations. Bank has its right and duty only as an administrative, bank is not enduring any risk as well since all the risk is carrying by Shahibul Maal and mudharib. Shahibul maal’s duty is merely providing fund and mudharib duty is merely managing and paying the installment payment to shahibul maal. Share-interest system is performed to accomplish the right and duty between shahibul maal and mudharib which refer to their agreement. If legal dispute emerge, Muamalat Bank, Indonesia, Yogyakarta branch will carry out discussion and consensus as their effort to settle the problem, however suppose this mean cannot be done then BASYARNAS is taken as alternative

Kata Kunci : Akad Mudharabah Muqayyadah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.