Kepentingan dan diplomasi aksesi Leste ke Asean
XIMENES, Alarico da Costa, Dr. Nanang Pamudji Mugasejati
2009 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini mengambil judul tentang kepentingan dan diplomasi aksesi Timor- Leste ke ASEAN. Masalah yang diajukan dalam penellitian ini adalah: mengapa timorleste ingin bergabung dengan ASEAN dan upaya diplomasi apa yang dilakukan Timor- Leste untuk masuk ASEAN. Maksud dari penelitian ini adalah untuk memahami tentang Kepentingan dan Diplomasi Aksesi Timor-Leste ke ASEAN. Teori yang dipakai untuk menjawab pertanyaan mengenai mengapa Timor-Leste ingin bergabung dengan ASEAN adalah teori Pilihan Rasional, sedangkan teori Diplomasi dipakai untuk menjawab pertanyaan tentang uapaya diplomasi apa yang dilakukan Timor-Leste untuk masuk ASEAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Letak geografis Timor Leste berada di antara dua negara besar yakni negara Indonesia dan negara Australia dapat menjadi peluang maupun juga ancaman. Menjadi ancaman ketika negara-negara tersebut melakukan invasi pada negara Timor Leste yang lebih kecil dan menjadi peluang jika mampu memanfaatkan peluang dalam berbagai bidang seperti: perdagangan maupun pariwisata. Agar keberadaan ini tidak menjadi ancaman di bidang politik keamanan dan ancaman di bidang ekonomi maka Timor Leste sebagai negara yang berdaulat perlu mengikatkan diri dengan organisasi regional seperti ASEAN. Dengan bergabung dengan ASEAN maka kedaulatan Timor Leste akan tetap dihormati dalam percaturan politik regional maupun politik internasional. Tentu saja sebagai negara baru yang sedang melakukan berbagai proses pembangunan, Timor Leste berkepentingan untuk mengambil peluang dan mengurangi ancaman yang akan terjadi sehingga memilih untuk bergabung dengan ASEAN sesuai dengan teori pilihan rasional. Diplomasi aksesi memiliki peran yang penting di dalam hubungan internasional. Diplomasi aksesi yang dilakukan Timor Leste adalah dengan penerapan metode negosiasi, persuasif, tukar fikiran dengan saluran komunikasi hubungan bilateral maupun pada forum-forum regional. Saluran komunikasi ini akan dapat mengurangi kemungkinan penggunaan kekuatan yang sering tersembunyi antar negara-negara anggota ASEAN. Taktik dan strategi diplomasi aksesi dipakai Timor Leste adalah diplomasi “ halo amigo ba ema hotu no la halo inimigu ba ema ida “ atau “ to make friends with all of them and make no animies†yang dalam bahasa Indonesia artinya†membuat persahabatan dengan semua orang dan tidak memusuhi siapapunâ€.Dalam memperjuangkan keinginan Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN Timor Leste juga menggunakan strategi diplomasi aksesi “pragmatis†yang artinya bahwa negara Republik Demokratik Timor Leste membuka diri kepada semua negara dan tidak memandang pada sejarah masa lalu yang kurang menyenangkan melainkan Timor Leste lebih memandang ke depan bagaima bisa mendapatkan dukungan negara-negara kawasan regional baik di bidang politik keamanan dan ekonomi sebagai jaminan untuk pengembangan pembangunan di Timor Leste.
This study is entitled the “Accession Diplomacy and Interest of Timor Leste to ASEANâ€. The issue discussed in this study is about why Timor Leste wants to join in ASEAN and what kind of diplomacy efforts used to achieve it. This research is aimed at understanding the Accession Diplomacy and Interest of Timor Leste to ASEAN. The theory used to address the question on why Timor Leste wants to join in ASEAN is the Rational Choice theory. Meanwhile, the Diplomacy Theory is used to address the question on what kind of accession diplomacy used by Timor Leste to join in ASEAN. The research method used in this study is the qualitative-descriptive method. The geography of the Democratic Republic of Timor Leste that lies between two big countries, Indonesia and Australia, may present an opportunity and a threat for Timor Leste. It will be a threat if those countries try to invade Timor Leste, which is much smaller. Otherwise, it will be an opportunity if Timor Leste uses it positively for various sectors, such as commerce and tourism. For its existence in politics and national security, as well as the economy, Timor Leste feels the urge to bind itself in a regional organization like ASEAN. By joining in ASEAN, Timor Leste’s sovereignty will be secured in both regional and international political dynamics. As a new country in the middle of various development processes, Timor Leste has the interest in taking the advantage from various opportunities it may has and mitigating the threats that might happen and thus it chooses to join in ASEAN, which is in line with the rational choice theory. Accession Diplomacy has a significant role in international relations. The diplomacy conducted by Timor Leste is by implementing the methods of negotiation, persuasive approach, and discussion using all communication channels possible in both bilateral and regional forums. Such communication may reduce the possibility of the use of hidden power among ASEAN country-members. The tactic and strategy of diplomacy used by Timor Leste is the diplomacy of “halo amigo ba ema hotu no la halo inimigu ba ema ida,“ which means “make friends with all of them and make no enemies.†In pursuing its wish to be one of the country-members of ASEAN, Timor Leste also uses pragmatic diplomacy in which it welcomes all countries disregarding unpleasant situation they may have in the past and focuses on the future to get the support from regional countries in politics, security, and economy to guarantee the on-going process of Timor Leste’s development. In order to achieve its national interests, Timor Leste should perform cooperative and accommodative attitudes in its relation with ASEAN country-members, as well as adjust itself to gain their approval to be admitted as one of the ASEAN country members.
Kata Kunci : Kepentingan, Diplomasi, ASEAN, Diplomacy, Interest