Pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis pesantren :: Studi untuk mengembangkan peran pesantren dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara
SUPI, Surya, Prof. Dr. Irwan Abdullah
2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikPenelitian ini merupakan usaha untuk mengetahui pesantren sebagai bagian civil society memfungsikan atau mengembangkan perannya (sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, lembaga pemberdayaan dan pengabdian masyarakat) dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Fungsionalisasi ini merupakan bukti partisipasi yang sangat dibutuhkan dalam mewujudkan good governance dan mencapai tujuan utama otonomi daerah yaitu kemandirian daerah dan masyarakat. Pengembangan peran pesantren dalam memberdayakan masyarakat merupakan salah satu upaya penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan karena pemerintah masih menghadapi berbagai masalah kultural dan struktural, serta pihak swasta yang cenderung masih melakukan penyimpangan untuk memperoleh keuntungan secara sepihak. Dalam pelakasanaan pembangunan, pemberdayaan merupakan pendekatan yang relevan untuk memperkuat peran masyarakat (civil society). Pemberdayaan sangat mementingkan partisipasi aktif masyarakat dengan memberikan kesempatan untuk melaksanakan pembangunan yang mereka butuhkan. Dalam pemberdayaan ini, pemerintah daerah dituntut mampu mendayagunakan berbagai potensi, kekuatan dan partisipasi di masyarakatnya. Apalagi dengan keterbatasan sumber daya, kekuatan dan partisipasi masyarakat terutama NGOs (Non Govermental Organizations) sangat dibutuhkan dalam pemberdayaan ini. Salah satu bentuk NGOs yang paling potensial untuk berperan dalam memberdayakan masyarakat adalah pesantren. Pesantren yang umumnya dikenal sebagai lembaga pendidikan agama (Islam) tradisional telah mendaklarasikan dirinya sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat. Pesantren yang tersebar diseluruh Indonesia hingga pelosok pedesaan sangat berpotensi memberdayakan ekonomi rakyat. Kegiatan ekonomi pesantren yang pada dasarnya untuk memperoleh kemandirian dan mempermudah pelayanan (baik internal maupun ke masyarakatnya) merupakan modal besar yang potensial dikembangkan dalam memberdayakan ekonomi rakyat. Apalagi dengan kekuatannya sebagai sebuah lembaga yang mempunyai integritas kuat dan ketersedian sumber daya yang ada didalamnya akan mampu menjadi basis pemberdayaan ekonomi rakyat secara massif dan lebih produktif. Dari dua pesantren yang diteliti di Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu pesantren Nurul Fajeri dan pesantren Rasyidiyah Khalidiyah, terlihat kemampuan peran pesantren dalam memberdayakan masyarakat terutama di bidang ekonomi dari berbagai kegiatan atau usaha ekonomi yang dijalankannya. Pesantren telah memberikan kontribusi bagi ekonomi masyarakat dalam interaksai dan transaksi yang mereka lakukan. Masyarakat memperoleh berbagai manfaat ekonomi dalam memenuhi (pelayanan) berbagai kebutuhan dan memecahkan masalah ekonomi mereka. Unit-unit usaha pesantren yang sangat berperan dalam memberdayakan masyarakat dengan memberikan bantuan modal, membantu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kerjasama, pengembangan usaha serta berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja. Dalam konteks pemberdayaan, pendidikan yang diselenggarakan oleh pesantren merupakan proses penyadaran dan capacity building bagi masyarakat. Dakwah yang dilakukan pesantren juga mempunyai relevansi dengan peran pemberdayaan yaitu dalam menanamkan nilai dan norma hubungan sesama sehingga terbangun motiv ibadah serta nilai dan aturan yang produktif dalam kegiatan ekonomi mereka.
Pesantren (islamic boarding school) as sectioned civil society has a special research constitute effort to know in utilizes or develop its role (as institute of education, institute of missionizes, institute of empowerment and society devotion) in peoples economic empowerment. The constitute is a function for indispensable participation prove deep renders good governance and reaches autonomous main aim region which is region and society independence. Pesantren role's development in empowers society to constitute one of essential effort to strengthen society role in development because government is still face various cultural's problem and structural, and private sector that tend is still do deviation to get unilateral gain. In development performing, empowerment constitutes relevant approaching to strengthen society role (civil society). Empowerment really accentuate society active participation by gives chance to perform development that they needs. In this empowerment, respondent local government can apply various potency, force and participation at its society. Evenless with resource limitation, society participation force especially NGOs (Non Govermental Organizations) indispensable deep this empowerment. One of form NGOs Is potential the most to get role in empower society is pesantren. By and large pesantren known as religion education institute (Islam) traditional have announced her as institute of society empowerment. Pesantren that spread at all Indonesia until rural corner so potentially empower people’s economy. Pesantren economic activity that basically to get independence and waters down service (well internal and also to its society) constituting potential big capital to be developed deep empower people’s economy. Evenless with its force as one institute that have strength integrity and availibility of resource which is at in it will can become people’s economic empowerment basis massively and more productive Of two pesantren that is analyzed at Hulu sungai utara regency, which are Nurul Fajri of pesantren and Kholidiyah of pesantren, visually pesantren ability in empower society especially at economic area of various activity or economy effort that be carried on. Pesantren has given contribution for economic society in interaction and transactions that they do. Society gets various economic benefit in accomplishes (service) a variety requirement in solve their economy problem. Pesantren business units that really gets role in empower society in give capital help, help to move society economics via cooperative, effort and contribution development in absorbs labour. In the context empowerment, education that evened out by pesantren constitutes to process resuscitation and Capacity of Building for society. Mission done by pesantren also has relevance with the role of empowerment that is in inculcating value and norm the relation of humanity causing is woke up motive religious service and productive value and order in their economic activity.
Kata Kunci : Good governance,Pemberdayaan,Ekonomi rakyat,Pesantren, Good Governance, Empowerment, People’s Economy, Pesantren