Laporkan Masalah

Analisis kinerja BUMD Bank Riau sebagai Bank Pemerintah Daerah :: Studi kasus PT Bank Riau Propinsi Riau

FITRI, Ira Selda, Dr. Wahyudi Kumorotomo

2009 | Tesis | S2 Magister Adminitrasi Publik

Realisasi Otonomi Daerah mengharuskan tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki wewenang dan kewajiban untuk mengelola urusan rumah tangganya sendiri. Adanya Otonomi Daerah yang diperkuat pada landasan hukum yaitu UU No 32 Tahun 2004 tidak lepas dari telah diubahnya sistem pemerintahan indonesia yang awalnya Sentralistik menjadi Desentralistik. Kesempatan ini ditangkap oleh Pemerintah Daerah sebagai suatu peluang, sehingga masing-masing daerah berlomba-lomba untuk mengelola hasil alam maupun sumber daya manusianya. Keinginan daerah Propinsi Riau dalam mengelola potensi-potensi yang dimiliki oleh daerah dikenal dengan suatu konsep yaitu Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, yang salah satunya adalah peningkatan Laba pada sektor BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Pada penelitian ini penulis mengambil studi kasus pada salah satu BUMD yang bergerak pada sektor perbankan, yaitu PT. Bank Riau. PT. Bank Riau merupakan satu-satunya BUMD yang dimiliki oleh Pemerintah Propinsi Riau yang bergerak pada sektor perbankan. Peran yang dilakoni oleh Bank Riau tentunya memegang peranan penting dalam menunjang peningkatan perekonomian daerah yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, hal ini akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat Propinsi Riau pada khususnya, dan untuk merealisasikan ini tentunya akan terkait dengan kinerja dari Bank Riau itu sendiri dalam menjalankan usahanya sebagai BUMD, dimana opini yang berkembang selama ini adalah bahwa BUMD terkesan tidak memiliki kinerja yang baik dalam meraih laba untuk peningkatan pendapatan asli daerah, dan hanya menjadi beban bagi daerah karena operasi BUMD yang tidak berjalan dengan maksimal karena tidak didukung oleh kinerja serta potensi sumber daya yang tidak baik. Dalam penelitian ini penulis akan menjabarkan kinerja dari PT. Bank Riau dengan menggunakan metode penelitian secara kualitatif, serta teknik pengumpulan data melalalui wawancara, observasi, dan interview akan dapat menjawab dari kinerja PT. Bank Riau dalam peningkatan pendapatan asli daerah, dengan menggunakan variabel-variabel rasio permodalan, seperti Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Rentabilitas. Permasalahan lain yang akan dijawab adalah faktor-faktor yang mempengaruhi pada kinerja Bank Riau yang mencakupi faktor sumber daya yang terdiri dari sumber daya manusia dan sarana prasarana dan faktor kepeemimpinan yang meliputi gaya kepemimpinan dan kemampuan manajerial pada PT. Bank Riau. Adapun informan yang akan dilibatkan dalam penelitian ini seperti nasabah Bank Riau, Direktur PT. Bank Riau, Kepala Divisi yang berkaitan langsung pada kinerja PT.Bank Riau.

Realization of Area Autonomy obliges every area in Indonesia has authority and obligation to manage his own housewifery. Existence Of Area Autonomy strenghtened at basis law that is Law No 32 The year 2004 doesn't get out of has changed of government system of Indonesia which initially Centralistic becomes Desentralistic. This opportunity catched by Local government as an opportunity, so that each area competition to manage its(the natural product and also human resource. Desire of area Province Riau in managing potency owned by area is recognized as a concept that is Improvement to PAD, which one of them is profit improvement at sector BUMD ( Business Body Property Of Area). At this research writer takes case study at one of BUMD which is peripatetic at banking sector, that is PT. Bank Riau. PT. Bank Riau is the only BUMD owned by the Government of Province Riau which is peripatetic at banking sector. Role acted by Bank Riau it is of course plays a part is important in supporting improvement of economics of area which can increase earnings of area original, this thing will induce at prosperity of public Province Riau especially, and realize this it is of course would related to performance from Bank Riau itself in implementing its (the business as BUMD), where growing opinion till now is that BUMD impressed not to have good performance in reaching for profit for improvement of earnings of area original, and only becomes burden for area because operation BUMD which is not run maximum because is not supported by performance and resource potency that is not good. In this research writer will formulate performance from PT. Bank Riau by using research method qualitatively, and data collecting technique with interview, observation, and interview will be able to answer from performance PT. Bank Riau in improvement of earnings of area original, by using capital ratio variables, like Liquidity ratio, Solvency ratio, and Rentabilitas Ratio. Other problems which will be replied is factors influencing at performance Bank Riau including resource factor consisted of by human resource and supporting facilities for infrastructure and factor leadership covering leadership style and ability of Manajer at PT. Bank Riau. As for informan which will be involved in this research like client Bank Riau, Director PT. Bank Riau, Divition Director which direct is interconnected at performance of PT. Bank Riau.

Kata Kunci : PT Bank Riau,Bank Pemerintah Daerah,BUMD


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.