Laporkan Masalah

Strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi

NELI, Syahdar, Prof. Dr. Warsito Utomo

2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Pendapatan Asli Daerah merupakan indikator dari kemandirian daerah. Sebagai lembaga daerah yang mengemban kewenangan untuk mengkoordinasi semua penerimaan daerah dan juga berwenang untuk menggali semua potensi yang ada, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Kuantan Singingi dituntut untuk mampu mengembangkan strstegi dalam menggali potensi daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Dinas Pendapatan Kabupaten Kuantan Singingi dalam meningkatkan pendapatan daerah terutama dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didasarkan kepada semua data dan informasi yang didapatkan melalui penalaahan dokumen dan wawancara langsung dengan pejabat terkait. Analisis data dan informasi dilakukan dengan menggunakan metode SWOT untuk melihat semua kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang dihadapi oleh dinas pendapatan dalam membuat suatu strategi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Faktor-faktor yang menjadi kekuatan dispenda adalah jumlah pegawai, ketersediaan anggaran, sistem komputerisasi Mapatda dan sosialisasi pajak dan retribusi daerah, serta produktifitas organisasi. Sedangkan faktor kelemahan dispenda adalah sarana dan prasarana, kualitas pegawai, dan penetapan target yang belum berdasarkan potensi Adapun peluang yang bisa dimanfaatkan oleh dispenda adalah pertumbuhan penduduk, potensi ekonomi daerah, iklim politik yang kondusif, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta koordinasi dengan instansi terkait. Sebagai faktor-faktor yang menjadi ancaman adalah kondisi geografis, krisis ekonomi, sikap reaksi masyarakat, dan tuntutan akan pelayanan prima. Dari metode SWOT ini didapat isu strategik yang dapat dikembangkan menjadi strategi adalah koordinasi dengan instansi terkait, optimalisasi potensi pendapatan asli daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, intensifikasi pelaksanaan penyuluhan/sosialisasi pajak daerah dan retribusi daerah, dan pendidikan dan pelatihan kepada pegawai. Berdasarkan isu-isu strategik ini, strategi yang bisa diambil oleh dinas pendapatan adalah melakukan perhitungan potensi dengan pendekatan mikro, melakukan penyusunan basis data untuk setiap sumber penerimaan daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui optimalisasi KPPT, dan melakukan pelatihan dan pendidikan kepada pegawai.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) represents the indicator of regional autonomy. As institution which having authority to co-ordinate all regional income as well as authority to dig all existing potency, hence Kuantan Singingi Regional Income Agency claimed to able to develop the strategy in diging regional potency in improving PAD. The aim of this Research is to know the strategy of Kuantan Singingi Regional Income Agency to improving regional income especially from PAD sector. The method uses in this research is descriptive method with the qualitative approach which is based on all data and information collected through document study and direct interview with the related officer. Data Analyses and information conducted by using SWOT method to see all strength and weakness and also opportunity and threat faced by Kuantan Singingi Regional Income Agency in making a strategy to increase PAD. The factors that becoming strength of Kuantan Singingi Regional Income Agency is officer amount, availability of budget, Mapatda computerize system and tax socialization and retribution, and also organizational productivity. While the weakness factors of Kuantan Singingi Regional Income Agency is apparatus, officer quality, and target which not yet based on potency. As for opportunity which can be exploited by Kuantan Singingi Regional Income Agency are resident growth, economic potency, conducive politics climate, science and technological progress, and also coordination with the related institution. As factors becoming threat is geographical condition, economic crisis, the society reaction and demand of excellent service. From the SWOT method, strategic issues which can be developed to become the strategy are coordination with the related institution, to optimum the potency of PAD, make-up of service to society, intensification of counseling/socialization tax and retribution, and education and training to officer. Pursuant to this strategic issue, the strategies which can be taken by Kuantan Singingi Regional Income Agency are conducting the calculation potency with the micro approach, conducting compilation of data bases to every source of regional income, make-up of service to society through KPPT best service, and conducting training and education to officer.

Kata Kunci : PAD, Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman dan strategi, PAD, Strength, Weakness, Opportunity, Threat and Strategy.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.