Laporkan Masalah

Analisis kinerja Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Cirebon

HARIAJI, Agung, Dr. Samodra Wibawa

2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Kepegawaian sebagai bagian dari sumber daya manusia memiliki posisi sangat strategis dalam organisasi. Organisasi yang berhasil mencapai tujuannya sudah tentu sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya yang dimiliki, namun demikian peran sumber daya manusialah yang paling utama. Dalam konteks organisasi pemerintahan daerah, sumber daya manusia dianggap sebagai kekuatan utama dalam menentukan kualitas penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan. Sebagai lembaga teknis daerah yang mengemban tugas dalam bidang manajemen kepegawaian, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Cirebon (Badan) dituntut untuk selalu meningkatkan kinerjanya dalam mengelola dan mengurusi sumber daya aparatur Pemerintah Kabupaten Cirebon selaku fasilitator dan agen pembangunan yang memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di mana para aparatur tersebut bertugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Badan serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Badan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diolah dari hasil observasi dan wawancara dengan Pejabat Badan serta pengguna dari beberapa instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sedangkan data sekunder diperoleh dari arsip-arsip atau dokumen-dokumen yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Badan belum seluruhnya optimal terutama dilihat dari indikator efektifitas dan Kualitas Layanan. Data penelitian menunjukan bahwa masih dijumpai keluhan pengguna terhadap pelayanan yang diberikan oleh Badan, selain itu dalam praktek pelayanan ditemukan adanya ketidakakuratan pelayanan baik dari ketepatan waktu pelayanan maupun pelayanan yang bebas dari kesalahan, demikian halnya dengan penilaian Kualitas Layanan yang dilihat dari sikap yang ditunjukan oleh aparatur Badan belum mencerminkan bagaimana seharusnya pegawai Badan memberikan layanan yang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan pengguna. Struktur organisasi yang ada telah menggambarkan bahwa tiap-tiap unit yang ada di dalam struktur Badan telah memiliki pembagian tugas dan fungsi secara jelas. Koordinasi menjadi titik lemah struktur Badan. Variabel sumber daya manusia memperlihatkan bahwa secara kuantitas pegawai Badan sudah cukup, namun dilihat dari kualitas misalnya tingkat pendidikan pegawai, kemampuan teknis dan kemampuan/ keahlian khusus pegawai yang ada belum sesuai dengan beban tugas yang harus dilaksanakan. Variabel budaya organisasi, memperlihatkan adanya tingkat ketergantungan yang tinggi bawahan terhadap atasan dan terhadap juklak dan juknis. Di akhir tesis dikemukakan beberapa saran untuk meningkatkan kinerja Badan.

Officer as the part of human resource has the strategic position in organization. A success organization of course influenced by its resources, but the role of human resource is the most important. In the context of regional government organization, human resources are considered as special strength in determining quality of governance and development. As the technical institution which its duty in the field of officer management, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Cirebon /The Officer, Education and Training Agency of Cirebon Regency (Badan) claimed to always to improve its performance in managing human resource Civil Servant of Cirebon Regency Government who acted as facilitator and development agent giving service to the society through the Institutions whereabouts all the Civil Servant undertake. The aim of this research is to understanding the performances of Badan and its determinant factors. The data uses in this research are primary and secondary data. Primary data collected from observation, interview and documentary techniques. Secondary data collected from relevant archives or documents. The research shows that the performances of Badan not yet optimal entirely especially in Effectiveness and Service Quality. The data shows that, it is find user complaint to the service given by Badan. In the practice of service it is found the inaccuracy service of time and also service which free from the mistake, that way the things of the assessment of Service Quality seen from attitude which shows by officer of Badan not yet mirrored how they ought to give the service accordance with aspiration and user requirement. Existing organization structure has reflected that every unit clearly has duty and function. Human resource variable shows that in quantity, the amount of the officer of Badan has fairly enough, but seen from quality for example level of education and technical ability, still not conform to the duty which must be executed. Organizational cultural variable shows the high level dependence of subordinate to superior, and the height of the orientation of the officer of Badan to the standard operating procedure. At the end of thesis, writer proposed some suggestion in order to enhance Badan performances.

Kata Kunci : Kinerja,Penilaian,Badan, performance, assessment, Badan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.