Peran jalur harga aset pada mekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia tahun 2000:1-2008:12
SURASMONO, Hesti Wahyudi, Dr. Denni Puspa Purbasari, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan menganalisis peran jalur harga aset pada mekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia, dengan menggunakan lima bentuk aset baik aset finansial yang meliputi: saham, obligasi dan valuta asing, maupun aset non-finansial yang meliputi: perumahan dan emas. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kekuatan relatif masing-masing bentuk aset dalam mentransmisikan kebijakan moneter di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data bulanan selama periode 2000:1 – 2008:12. Data yang digunakan adalah suku bunga SBI 1 bulan dan BI rate, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yield obligasi pemerintah dengan jangka waktu 10 tahun, nilai tukar (rupiah/dollar), Indeks Harga Perumahan Residental (IHPR), harga emas, investasi, konsumsi, dan inflasi. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter melalui suku bunga SBI dan BI rate dapat ditransmisikan melalui jalur harga aset finansial yang berbentuk saham, obligasi dan valuta asing baik mekanisme melalui investasi maupun konsumsi. Aset berbentuk valuta asing ternyata terjadi fenomena exchange rate puzzle dimana ketika suku bunga naik maka nilai tukar valuta asing akan terdepresiasi. Aset non-finansial yang berbentuk perumahan dan emas ternyata tidak dapat mentransmisikan kebijakan moneter di Indonesia. Berdasarkan hasil analisis shutdown method menunjukkan bahwa jenis aset obligasi memiliki kekuatan relatif paling besar dibandingkan dengan aset jenis saham dan valuta asing dalam mentransmisikan kebijakan moneter di Indonesia
This study aimed to analyze about the role of asset price channel on transmission mechanism of monetary policy in Indonesia, uses five different assets are stock, bond, and dollar as financial asset, than house and gold as non-financial asset. Beside, this study also aimed to know relative importance of different asset to transmitting monetary policy in Indonesia. This study uses monthly Indonesian economic data during period of 2000:1 – 2008:12. Those data are one mounth SBI and BI interest rate, Indonesian Composite Index, yield goverment bond (y-t-m 10 years), value of rupiah to dollar, housing price, gold price, investment, consumption, and inflation. A method of analysis in this study is structural vector autoregression (SVAR). The result of this study shows monetary policy by one mounth SBI and BI interest rate can be transmitted on financial asset are stock, bond and dollar. Dollar asset shows exchange rate puzzle phenomenon cause when interest rate increase, then exchange rate depreciates. Non-financial asset housing and gold can not transmitting monetary policy in Indonesia. Based from shutdown method result shows, the bond is found to be most important than stock and dollar to transmitting monetary policy in Indonesia.
Kata Kunci : Mekanisme transmisi kebijakan moneter, jalur harga aset, structural vector autoregression, monetary policy transmissin mechanism, asset price channel