Pengaruh sektor fiskal, sektor moneter dan kegiatan perekonomian terhadap inflasi di Indonesia tahun 1980-2007
SANGGRANGBANO, Agustina, Dra. Endang Sih Prapti, MA
2009 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor fiskal, pengaruh sektor moneter dan pengaruh kegiatan perekonomian terhadap tingkat inflasi di Indonesia periode 1980 – 2007. Dengan data time series tahunan, penelitian ini menggunakan alat analisis Model Koreksi Kesalahan (ECM) yang diestimasi dengan metode Ordinary Least Square. Variabel-variabel yang digunakan adalah tingkat inflasi sebagai variabel dependen, dan variabel independen yang terdiri dari variabel defisit anggaran yang mewakili sektor fiskal, variabel pertumbuhan uang inti yang mewakili sektor moneter, variabel pertumbuhan pendapatan nasional riil sebagai indikator kegiatan perekonomian dan variabel dummy sebagai variabel yang menunjukkan perbedaan ukuran tingkat inflasi di Indonesia selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen terbukti signifikan dan sesuai hipotesa. Variabel defisit anggaran dan variabel pertumbuhan base money berpengaruh positif terhadap inflasi baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Sedangkan variabel pertumbuhan pendapatan nasional riil berpengaruh negatif dalam jangka pendek dan berpengaruh positif dalam jangka panjang. Dan signifikannya variabel dummy membuktikan bahwa tingkat inflasi di Indonesia memiliki ukuran yang berbeda yakni inflasi relatif tinggi yang berkisar di atas 7 persen dan inflasi dua digit, serta inflasi rendah yang berkisar di bawah 7 persen.
This research aims to analyzes the influence of fiscal sector, monetary sector and economy activity to inflation in Indonesia during period of 1980-2007. With yearly time series data, the model and the tool of analysis use in this research are Error Correction Model (ECM) that estimated with Ordinary Least Square method. The variables to use in this research is in inflation rate as dependent variable, and four independent variables which is budget deficit that represent fiscal sector, base money growht that represent monetary sector, real income growht as an indicator of economy activity and dummy variable that show the different measurement of inflation rate in Indonesia during the research’s period. Result of this research indicate that all of independent variables proved consistance with hypothesis. Budget deficit and base money growth has positively influential to inflation rate in the long run and the short run. While real income growth have negatively influential in the short run and positively influential in the long run. And the significantly of dummy variable proved that Indonesian’s inflation rate have different measurement that is high inflation that spin greater than 7 percent and two digit, and low inflation that spin under 7 percent.
Kata Kunci : Inflasi,Defisit anggaran,Uang inti,GDP,Inflation, Budget Deficit, Base Money, GDP