Pengaruh politik, insentif pengawasan (monitoring incentive) dan insentif manajemen (management incentive) terhadap kualitas pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah :: Studi empiris Daerah Sumatera Barat, Riau dan Jambi
SEBRINA, Nurzi, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA
2009 | Tesis | S2 Ilmu AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti empiris tentang pengaruh politik, insentif pengawasan (monitoring incentive) dan insentif manajemen (management incentive) terhadap kualitas pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah kota/kabupaten di Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Dengan menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari 32 laporan keuangan auditan tahun 2006 (cross-sectional study) Kota/Kabupaten yang menjadi sampel, analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda. Dengan bantuan program Eviews 3.0, hasil analisis menunjukkan bahwa politik, dan insentif pengawasan berpengaruh positif terhadap kualitas pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah. Insentif manajemen dengan menggunakan 3 proksi memperlihatkan hasil yang beragam, dua proksi yaitu ketergantungan fiskal pada pemerintah pusat dan kemampuan keuangan daerah berpengaruh negatif pada kualitas pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah, sedangkan satu proksi lainnya yaitu profesionalisme bagian keuangan/BPKD dalam penyusunan laporan keuangan tidak berpengaruh pada kualitas pengungkapan laporan keuangan. Terdapat perubahan arah hubungan pada kemampuan keuangan daerah dari hubungan positif menjadi hubungan negatif, menunjukan daerah yang relatif lebih makmur, kualitas pengungkapan laporan keuangannya relatif lebih rendah. Hal ini terjadi karena penerapan SAP yang masih sangat baru, kemampuan penyusunan laporan keuangan yang masih sangat terbatas, dan partisipasi masyarakat (stakeholder) untuk mengawasi kinerja pemerintah yang masih dipertanyakan.
The research intends to provide empirical evidence regarding the political influence, monitoring incentive and management incentive on the financial statement disclosure quality of West Sumatra, Riau, and Jambi Municipalities. Using primary and secondary data gained from 32 financial statement audits year 2006 of Municipalities as sample (cross-sectional study), the data analysis conducted under the multiple regression usage. Based from the aid of Eviews Version 3.0 Program, the analysis result shows that political influence and monitoring incentive have positive impact on the disclosure quality of the municipal financial statement. The management incentive using three proxies showed several of results. Two proxies, which is fiscal dependency on central government and municipal financial ability, negatively affect the disclosure quality of municipal financial statement. Meanwhile, the other one proxy, which is the professionalism of financing sector/BPKD in financial statement arrangement, does not negatively affecting the financial statement disclosure quality. There is a directive changes on the municipal financial ability from positive influence to negative influence, showing that relatively more prosperous region has lower quality of financial statement. This is because the stipulated SAP that is relatively new, very limited financial statement, and stakeholders (society) participation in monitoring government’s performance that is still doubly questionable.
Kata Kunci : Kualitas laporan keuangan pemerintah daerah,Politik,Monitoring incentive,Management incentive,Ketergantungan fiskal,Kemampuan keuangan daerah,Disclosure Quality of Municipal Financial Statement, Politic, Monitoring Incentive, Management Incentive, Fiscal