Pengaruh keadilan organisasional pada komitmen terhadap perubahan
SATRIA, Doddy, Dr. T. Hani Handoko, MBA
2009 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan menyelidiki hubungan antara keadilan organisasional dan komitmen terhadap perubahan, guna mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait faktor apa yang motivasi karyawan untuk mendukung usaha perubahan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan desain survei untuk mengumpulkan data dari para responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari skala keadilan organisasional yang dikembangkan oleh Colquitt (2001) dan skala komitmen terhadap perubahan yang dikembangkan oleh Herscovitch and Meyer’s (2002). Perubahan organisasional yang diangkat sebagai konteks dalam penelitian ini adalah reformasi birokrasi di Departemen Keuangan RI, khususnya pada Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DI Yogyakarta. Repsonden pada penelitian ini adalah 75 orang karyawan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DI Yogyakarta, dengan respon rate sebesar 96,3%. Untuk menguji hubungan keadilan organisasional dan komitmen terhadap perubahan, digunakan analisis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukkan hanya 3 dari 15 hipotesis yang terdukung. Temuan ini menunjukkan keadilan organisasional berhubungan kuat dengan komitmen terhadap perubahan. Hubungan terkuat terjadi antara keadilan prosedural dengan komitmen afektif terhadap perubahan. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitian sebelumnya.
The purpose of this study is to investigate the relationship between organizational justice and commitment to change with the goal of gaining knowledge about what motivates employees to be committed to change efforts. To accomplish this purpose, surveys design were used to gather individual level self-report data. The previously validated measures used included Colquitt’s (2001) four-factor organizational justice scale, and Herscovitch and Meyer’s (2002) commitment to change scale. Organizational change acting as context in this research were the bureaucracy reform at Ministry of Finance, especially at DI Yogyakarta Region Tax Office. The respondents for this study included employees from DI Yogyakarta Region Tax Office. There were 75 responses, for an overall response rate of 96,3%. The data were analyzed using multiple regression analysis to test the relationships among organizational justice and commitment to change. The results demonstrated that only 3 out of 15 hypothesis which supported. The results also demonstrated that organizational justice was strongly associated with commitment to organizational change, the strongest relationship being between procedural justice and affective commitment to change. These findings consistent with the previous research.
Kata Kunci : Perubahan organisasional,Keadilan organisasional,Komitmen terhadap perubahan, Organizational Change, Organizational Justice, Commitment to Change