Pengujian teori dalam menentukan nilai perusahaan :: Teori Gordon, Beaver dan Miller dan Modigliani
NUGROHO, Mada Purwanto Wahyu, Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Ilmu AkuntansiPenelitian ini menguji tiga teori yang digunakan dalam menentukan besarnya nilai suatu perusahaan. Teori yang diuji dalam penelitian ini adalah teori penentuan nilai perusahaan dengan menggunakan pendekatan dividen (teori Gordon 1962), laba (teori Beaver 1981), dan juga aliran kas perusahaan (teori Miller & Modigliani 1961). Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: Pertama: laba lebih mencerminkan nilai perusahaan daripada dividen; Kedua: aliran kas lebih mencerminkan nilai perusahaan daripada dividen, Ketiga: laba lebih mencerminkan nilai perusahaan daripada aliran kas. Metoda penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan hasil perhitungan nilai tunai pada ketiga teori yang digunakan dalam menentukan nilai perusahaan dengan harga saham. Pengujian statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan ANOVA dan uji-t. Pengujian ANOVA digunakan untuk melihat perbedaan hasil perhitungan nilai tunai untuk ketiga teori. Sedangkan untuk pengujian hipotesisnya menggunakan uji-t. Penelitian-penelitian sebelumnya memberikan bukti bahwa terdapat perbedaan diantara pendekatan yang digunakan dalam menentukan nilai perusahaan dan menunjukkan bahwa pendekatan laba lebih baik apabila digunakan dalam menentukan nilai perusahaan. Meskipun demikian, penelitian ini memberikan bukti bahwa meskipun hasil perhitungan terhadap ketiga teori penilaian memberikan hasil yang berbeda, namun perbedaan tersebut secara statistik tidak signifikan.
This research tests three theories used in determining the amount value of a company. Theory tested in this research is definite theory of company’s value with dividend (Gordon theory, 1962), earnings (Beaver theory, 1981), and company cash flow (Miller & Modigliani theory, 1961) approaches. Hypothesis proposed in this research are first, earnings are more likely reflects company’s value than dividend; second, cash flow is more likely reflects company’s value than dividend; third, earnings are more likely reflects company’s value than cash flow. The method of this research is by comparing the result of present value estimation of those three theories that used in determining the definite company’s value with stock price. Statistic test used in this research is using ANOVA and t-test. The ANOVA test is used to view the difference of present value estimation result for those three theories, while, the hypothesis test is conducted by the usage of t-test. Previous researches distribute evidence that there is a difference between approaches used in determining company’s value and showed that earnings approach is better if it is used to determine company’s value. However, this research contributes evidence that even though the estimation result on those three valuation theories carried out different results, it is statistically insignificant.
Kata Kunci : Dividen,Laba,Aliran kas,Nilai perusahaan,Dividend, Earnings, Cash Flow, Company’s Value