Laporkan Masalah

Penerapan cara belajar aktif (CBA) dalam penanggulangan penyakit kecacingan pada anak sekolah dasar di Kota Ambon

LATUMAHINA, Mylene Engeline, Dra. Siti Munawaroh, Apt., M.Kes

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen dan Kebijakan Obat

infeksi yang paling sering ditemukan di Negara sedang berkembang. Di Indonesia, prevalensinya juga tinggi yaitu 70 – 95 % . Pada anak Sekolah Dasar frekwensinya sebanyak 60 – 80 % dari semua golongan umur. Cara Belajar Aktif (CBA) merupakan suatu metode yang memotivasi peserta lebih aktif dan kritis dalam memecahkan suatu masalah. Oleh karena itu dalam upaya meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perilaku hidup bersih dan sehat dalam penanggulangan penyakit kecacingan pada anak Sekolah Dasar digunakan intervensi pendidikan dengan metode CBA. Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan dengan metode CBA terhadap pengetahuan, ketrampilan dan perilaku orang tua, guru dan anak SD tentang kecacingan serta mengetahui perbedaan keefektifan metode CBA dan metode ceramah konvensional dalam penanggulangan penyakit kecacingan pada anak SD. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan kelompok Kontrol. Subjek penelitian adalah siswa SD kelas II, III, IV, pada 2 sekolah beserta orang tuanya dan guru. Penentuan subjek adalah siswa yang hasil pemeriksaan telur cacingnya positif beserta orang tua dan gurunya. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan yang diberi intervensi pendidikan dengan metode CBA dan kelompok kontrol yang diberi intervensi pendidikan dengan metode ceramah konvensional. Analisis penelitian ini menggunakan uji T test. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan yang diberikan intervensi pendidikan dengan metode CBA dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, maupun perilaku hidup bersih dan sehat subjek penelitian secara bermakna (p<0,05) sedangkan pada kelompok kontrol peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan perilaku hidup bersih dan sehat orang tua dan guru dalam cara mengenal gejala, pencegahan maupun cara pengobatan tidak bermakna. Pada kelompok perlakuan terjadi penurunan jumlah penderita dan jumlah telur cacing yang bermakna setelah dilakukan pengobatan. Pada kelompok kontrol jumlah penderita dan jumlah telur cacing menurun tetapi tidak bermakna. Kesimpulan. Pendidikan dengan metode CBA dapat mempengaruhi perilaku subjek penelitian sehingga terjadi penurunan penderita disertai jumlah telur cacing secara signifikan. Intervensi pendidikan dengan metode CBA terbukti lebih efektif dari ceramah konvensional dalam meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perilaku hidup bersih dan sehat subjek penelitian tentang penyakit kecacingan

Background: Wormy disease is one of infection disease that is very often found in developing countries. In Indonesia, the prevalence is also heights that are 70 – 95 % . Elementary school (SD) is most frequency to suffers is wormy that is 60 – 80% patient from all age factions. Active Learning Methods is a method was motivating participant is more actively and critical in problem solving. Therefore in the effort increasing knowledge, skilled and behavior of healthy life and clean in overcoming of wormy disease at elementary school child applies education intervention with CBA method. Objective: This research intent to know does education intervention with CBA method can increase knowledge, skilled and parent behavior, teacher and elementary school child about wormy and than to knows effectiveness difference of CBA method and conventional discourse method in overcoming wormy disease at Elementary School (SD) child. Method: This research applies quasi experimental method with control group. The research subject is SD student at 2 school in class II, III, IV, parent and teacher. Subject setting is student which result of inspection of its worm egg is positive along with both parent and teacher. The research subject is divided to become 2 group of that is treatment group was given education intervention with CBA method and control group was given education intervention with conventional discourse method. This research analysis applies T test. Result : The result of research indicate that at treatment group was given education intervention with CBA method can be increase of knowledge, skilled, and also behavior of healthy and clean life of research subject in haves a significant (p<0,05) while at control group of knowledge improvement, skilled and behavior of healthy and clean life of parent and teacher in way of recognizing symptom, preventive and also way of therapy increases in significance. Behavior of healthy and clean life of children was increasing in significance. At treatment group happened decrease of patients numbers and worm-eggs number having a significant after done a therapy. At control group a patient number and worm-eggs number declines but doesn't have a significant. Conclusion: Education with CBA method can be influence of research subject behavior so that happened decrease of patient is accompanied number of worm eggs in significant.The education intervention with method CBA was proven more effectively from conventional discourse in increasing of knowledge, skilled and healthy and clean life behavior of research subject pandemic of wormy.

Kata Kunci : Pengetahuan,Keterampilan,Perilaku hidup bersih dan sehat,Penyakit kecacingan,Siswa Sekolah Dasar, Knowledge, skilled, healthy and clean life behavior, Wormy Disease, Elementary School child, CBA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.