Laporkan Masalah

Pemanfaatan dana talangan untuk rujukan masyarakat miskin di Kabupaten Kuantan Singingi

YOHANES. A, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2009 | Tesis | S2 Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kese

Latar belakang: Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengeluarkan kebijakan program pelayanan rujukan kesehatan strata III bagi masyarakat yang dikelola oleh Dinas Kesehatan dan Sekretariat Daerah. Tujuan: Untuk mengetahui pengelolaan dana talangan hidup bidang kesehatan untuk pelayanan rujukan kesehatan strata III bagi keluarga miskin di Kabupaten Kuantan Singingi. Metode: Penelitian ini deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus dan metode pengumpulan data secara kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari pengelola kebIjakan dan pelaksana serta masyarakat miskin. Instrumen penelitian dengan wawancara mendalam. Hasil: Pemanfaatan dana talangan hidup Kabupaten Kuantan Singingi untuk program strata III sekitar 90 persen. Penyusunan perencanaan kebijakan pelayanan rujukan kesehatan strata III bagi keluarga miskin di Kabupaten Kuantan Singingi berdasarkan penyerapan anggaran tahun yang lalu, belum berdasarkan perkiraan jumlah kasus masyarakat miskin yang membutuhkan pelayanan strata III. Rencana anggaran kegiatan ditekankan untuk pelayanan kesehatan, yaitu 60-80 persen, sedangkan sisanya untuk biaya transportasi dan akomodasi pendamping pasien serta petugas pendamping. Anggaran untuk petugas pendamping hanya 5,5 persen dari anggaran kegiatan secara keseluruhan, bahkan beberapa kasus, anggaran untuk petugas tidak disediakan. Pelaksanaan kebijakan pelayanan rujukan kesehatan strata III bagi keluarga miskin di Kabupaten Kuantan Singingi belum mempunyai pedoman yang baku dan belum diketahui oleh masyarakat luas karena informasi kebijakan tersebut hanya terbatas dari RSUD atau Puskesmas. Pelayanan yang diberikan hanya untuk kasus penyakit kronis belum mencakup kasus-kasus emergency. Pengawasan pelaksanaan kebijakan pelayanan rujukan kesehatan strata III bagi keluarga miskin di Kabupaten Kuantan Singingi dilakukan multi level yang melibatkan lembaga pemerintahan dari lurah hingga bupati dan DPRD serta lembaga swadaya masyarakat dan media massa. Kesimpulan: Program pelayanan rujukan strata III bagi masyarakat miskin di Kuantan Singing sudah berjalan baik namun masih memerlukan penyempurnaan manajerial dalam pelaksanaannya.

Background: District government of Kuantan Singingi issues a policy on level III health referral service program for the community managed by Health Office and Local Government Secretariat. Objective: To identify the management of reserve budget for health to finance level III health referral service for poor community at District of Kuantan Singingi. Method: This descriptive qualitative study used case study design and qualitative data collection method. Subject of the study were the decision maker and the manager of the program and poor community. Result: The utilization of reserve budget of District of Kuantan Singingi for the program was about 90%. The planning of the program was based on budget utilization the year before not based on the prediction on the number of poor community that needed the service. The priority of the program was on health service, i.e. 60% - 80% and the rest was for transportation and accommodation of patients' attendants and staff. Budget for staff's attendance was only 5.5% of the total budget. Even, in some cases budget for staff was unavailable. The implementation of the program did not have standard guideline was unknown to the public because the information was limited to hospitals or health centers. The service provided was limited to cases of chronic diseases; it did not cover emergency cases. The monitoring of the program was done in ranking involving heads of the village and regents, local parliament, non government organization and mass media. Conclusion: The program of level III referral service for poor community at District of Kuantan Singingi had run well; however managerial improvement was still needed for its optimum implementation.

Kata Kunci : Pengelolaan,Biaya kesehatan masyarakat miskin, health finance, poor community, referral


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.