Laporkan Masalah

Perbedaan hasil perawatan mesialisasi molar kedua permanen menggunakan closed coil dengan modul elastis pasca pencabutan gigi molar pertama permanen

DEWI, Utami Kusuma, Prof. Dr. drg. H. Iwa Sutardjo R.S, S.U., Sp.KGA(K)

2009 | Tesis | S2 PPDGS 1-Ilmu Kedokteran Gigi Anak

Gigi molar pertama permanen termasuk gigi yang awal tumbuh dan banyak mengalami karies sehingga akhirnya gigi harus dicabut. Pasca pencabutan gigi molar pertama permanen dapat dilakukan perawatan mesialisasi molar kedua permanen. Closed coil dan modul elastik digunakan pada perawatan ortodonsi untuk menarik gigi. Tujuan penulisan laporan kasus ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil perawatan mesialisasi gigi molar kedua permanen menggunakn closed coil dibandingkan dengan modul elastik. Dilaporkan pasien wanita berusia 13 tahun dengan gigi molar pertama kanan dan kiri rusak dan sudah tidak dapat dirawat lagi sehingga memerlukan pencabutan, subyek sedang dirawat ortodonsi, sudah tidak ada malposisi gigi. Mesialisasi gigi molar kedua permanen mulai dilakukan satu bulan pasca pencabutan. Kontrol dilakukan setiap 2 minggu dan diukur penutupan ruangnya, dilakukan pemeriksaan klinis untuk melihat ada tidaknya tanda-tanda inflamasi dan OPG yang diambil sebelum dan 24 minggu perawatan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemeriksaan klinis setelah 24 minggu perawatan menunjukkkan tidak adanya tanda-tanda inflamasi. Penggunaan closed coil menghasilkan rata-rata penutupan ruang 0,3 mm setiap minggunya, dan pada penggunaan modul elastik penutupan ruang yang diperoleh adalah 0,2 mm setiap minggunya. Hasil pemeriksaan dengan OPG terlihat remodeling tulang antara gigi 45 dan 47 juga antara gigi 35 dan 37 baik. Mesialisasi molar kedua permanen dengan menggunakan closed coil dan modul elastik dapat berhasil dengan baik tanpa adanya tanda-tanda inflamasi. Closed coil menutup ruang bekas pencabutan gigi molar pertama lebih cepat dibandingkan dengan modul elastik

Permanent first molar is one of the first permanent tooth that erupts in the oral cavity, vulnerable to caries and some times had to be extracted. Mesialisation of permanent second molar is one of the treatments after extraction, using closed coil and elastic to close the space. The aim of this report was to know the differences between closed coil and elastic for space closure. A 13 years old woman under orthodontic treatment reported with permanent first molar at both side had to be extracted and there weren’t malposition. Mesialisation of permanent second molar did a month after extraction of permanent first molar. Controlled every 2 weeks and observed the space closure with study model, clinical sign of inflammation, and OPG. The result showed that there was not inflammation. Space closure mean with closed coil was 0,3mm/week, and with elastic 0,2mm/week. OPG observation showed that bone remodeling between 45 and 47, 35 and 37 was good. Mesialisation of permanent second molar with closed coil and elastic showed no sign of inflammation. Space closured with closed coil faster than elastic, and tooth movement with closed coil more vertical than elastic

Kata Kunci : Mesialisasi molar kedua permanen,Closed coil,Modul elatik, Mesialisation of permanent second molar, closed coil, elastic, strength


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.