Laporkan Masalah

Efektivitas pendidikan kesehatan gigi antara metode ceramah disertai diskusi dengan metode ceramah disertai demonstrasi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku murid sekolah dasar dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut

NURDIN, Prof. drg. Niken Widyanti S, MDSc

2009 | Tesis | S2 Magister Kesehatan Gigi Pencegahan dan Promosi

Latar Belakang : Para ahli mengatakan bahwa pemberian pendidikan atau penyuluhan menggunakan metode ceramah akan lebih efektif apabila dikombinasikan dengan metode lain seperti metode diskusi, demonstrasi dan lawlain serta menggunakan alat bantu pendidikan yang sesuai dengan materi untuk meningkatkan pengetahuan sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai Efektifitas pendidikan kesehatan gigi antara metode ceramcih disertai diskus1 dengan metode ceramah disertai demonstrasi terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku murid Sekolah Dasar dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut. Metode Penelitian! Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian pre-test and post-test group design, subyek penelitian berjumlah 114 orang murid yang dibagi dalam dua kelompok perlakuan yaitu: 57 orang murid diberi pendidikan kesehatan gigi dengan metode ceramah disertai diskusi (kelompok perlakuan I) dan 57 orang murid diberi pendidikan kesehatan gigi dengan metode cerarnah disertai demonstrasi (kelompok perlakuan II). Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yaitu untuk mengukur pengetahuan; sikap dan perilaku murid, sedangkan untuk mengukur kebersihan gigi dan mulut deng~ melcUrukan ~meriksaan q@ menggwt~ indeks PHP-M (Personal Hygiene Performance- Modified). Pengukuran dilakukan sebelum perlakuan (pre· test), setelah perlakuan dilakukan post-test I, selanjutnya setelah 3 bulan dilakukan post-test II. Analisis data dengan -menggunakan Paired Sample t-test, Independent t-tes dan analisis delta. Ha~il Penelitian: Berdasarkan hasil analisis pre-test pengetahuan, sikap, perilaku dan kebersihan gigi dan mulut pada kedua kelompok perlakuan ( ceramah disertai diskusi dan ceramah disertai demonstrasi) menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05). Berdasarkan pengukuran setelah perlah.'Ua.Il dari post-test I ke post-test II dan dari pre-test ke post-test II pada kedua kelompok perlalruan menunjukkan peningkatan yang signifikan (p<0,05). Pada kelompok perlakuan II peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku dan kebersihan gigi dan mulut lebih tinggi dibandingkan kelompok perlakuan I. Kesimpulan : 1 ). Pendidikan kesehatan gigi dengan metode ceramah disertai qiskusi dan metode ceramah disertai d_emonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan sikap, perilaku dan kebersihan gigi dan mulut murid sekolah dasar. 2). Pendidikan kesehatan gigi dengan metode ceramah disertai demonstrasi lebih efektif dibandingkan ·metode- ceramah disertai diskusi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku dan kebersihan gigi dan mulut murid sekolah dasar. Kata kunci : Pendidikan kesehatan gigi, metode ceran1ah, diskusi, demonstrasi, pengetahuan, sikap, perilaku dan kebersihan gigi dan mulut.

Background: Some experts say that education or socialization using lecture method will be more effective if it is combined with other method such as discussion, demonstration and so on supported with educational media that are relevant with the materials to improve knowledge of the target. Objective: The study aimed is to find out the effectiveness of dental health education using lecture method with discussion and lecture method with demonstration from knowledge, attitude and towards behavior of elementary school students in improving dental and oral health. Method: The study was a quasi experiment that used pre test and post test group design. Subject of the study consisted of 114 students divided into 2 groups. The first group consisted of 57 students given dental health education using lecture method and discussion (experiment I) and the second consisted of 57 students given dental health education using lecture method and demonstration (experiment group II). Research instruments used were questionnaire to identify knowledge, attitude and behavior of the students and examination using index of personal hygiene performance modified to access dental and oral hygiene. Measurement was carried out before experiment (pre-test), after experiment (post test I) and 3 months after experiment (post test II). Data analysis used Paired Samples t-test, Independent t-test and delta analysis. Result: The result of pre test analysis showed that there was no significant difference in knowledge, attitude, behavior and dental and oral hygiene of the two experiment groups with p>0.05. The result of analysis from post test I to post test II analysis and pre test to post test 11 analysis in tne two groups showed there was significant increase, as indicated from p<0.05. In experiment group II increase of knowledge, attitude, behavior and dental and oral hygiene was higher than in experiment group I. Conclusion: 1 ). Dental health education using lecture method and discussion as well as lecture method and demonstration was able to increase knowledge, attitude, and behavior of elementary school students. 2). Dental health education using lecture method and demonstration was more effective than lecture method ana discussion in increasing knowledge, attitude, behavior aria aerital and oral hygiene of elementary school students. Keywords: Dental health education, lecture method, discussion, demonstration, knowledge, attitude, behavior and dental and oral hygiene.

Kata Kunci : Pendidika kesehatan gigi,Metode ceramah,Diskusi,Demonstrasi,Pengetahuan,Sikap,Perilaku dan kebersihan gigi dan mulut

  1. S2-FKG-2009-NURDIN-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FKG-2009-NURDIN-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FKG-2009-NURDIN-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FKG-2009-NURDIN-TITLE.pdf