Laporkan Masalah

Hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat di Bapelkesmas RSU Unit Swadana Daerah Blambangan Banyuwangi

SUTOYO, Hadi, Drs. Sito Meiyanto, Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen Rumah Sakit

Latar Belakang: Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan. Gaya kepemimpinan merupakan faktor penentu mutu pelayanan rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang buruk akan menimbulkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh hubungan nyata tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat di Bapelkesmas Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan Banyuwangi. Metode Penelitian: Berdasarkan Tujuan penelitian tersebut maka jenis penelitian yang di gunakan adalah diskriptif kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah gaya kepemimpinan kepala ruangan dan kinerja perawat. Hasil Penelitian: Dari data yang didapat sebagian besar kepala ruangan menggunakan gaya kepemimpinan bebas tindak sebanyak 4 responden ( 66,66% ) dari 6 responden, sedang yang menggunakan gaya kepemimpinan partisipatif sebanyak 2 responden ( 33,33% ). Untuk kinerja perawat sebanyak 18 responden ( 60% ) memiliki kinerja cukup dan 11 responden lainya memiliki kinerja baik. Hanya satu responden yang memiliki kinerja jelek dari 30 responden. Analisa non parametrik dengan uji chi-square didapatkan nilai ρ : 0,338 sedangkan nilai signifikansi α : 0,05 artinya nilai ρ lebih besar dari pada nilai signifikansi maka Ho diterima sehingga tidak ada hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di rumah sakit umu Blambangan Banyuwangi. Kesimpulan: Kepala ruangan sebagai manajer tingkat pertama hendaknya mampu mengarahkan dan memotivasi perawat agar mampu meningkatkan kinerjanya. Karena perawat sebagai ujung tombak pelayanan di Rumah Sakit selama 24 jam dalam memberikan pelayanan keperawatan.

Background: Leadership is the process of influencing others to achieve goals. Style of leadership is a key factor of quality hospital services. Health services that will cause a lack of bad faith on the ability of community hospitals. Goal of this research to get real about the relationship of leadership style of the room with the nurse performance in Bapelkesmas Regional General Hospital Blambangan Banyuwangi. Research Method: The goal of research is based on the type of research that is in use descriptive quantitative. The variables of this research is the leadership style of head room and the performance of nurses. Research: From the data obtained most of the leadership style of the room using the free action of 4 respondents (66.66%) from 6 respondents, who are currently using a participative style of leadership as much as 2 respondents (33.33%). For the performance of nurses as 18 respondents (60%) have adequate performance, and 11 other respondents have a good performance. Only one of the respondents have ugly performance from the 30 respondents. Analysis of non parametric test with chi-square value of ρ obtained: 0,338 while the value of significance α: mean value 0,05 ρ greter value on the significance of the Ho received so that there is no relationship between the style leaderhip of head room with the performance of nurses managers at the hospital Blambangan Banyuwangi. Conclusion: Head of the room as the first-level managers should be able to lead and motivate nurses to be able to improve its performance. Because the nurse as the spearhead of the services in the hospital for 24 hours in providing nursing services.

Kata Kunci : Gaya kepemimpinan,Kinerja,Kepala ruangan,Perawat, leadership style, performance, head room, a nurse


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.