Kewaspadaan dini masyarakat terhadap flu burung di Kota Jambi
ROSMAWATI, Dra. Retna Siwi PAdmawati, MA
2009 | Tesis | S2 Magister Perilaku Promosi KesehatanLatar belakang : Sampai dengan April tahun 2008 seluruh kecamatan di Kota Jambi telah melaporkan adanya kasus penularan flu burung pada unggas. Penyebaran virus flu burung, disebabkan diantaranya masih kurangnya pemahaman masyarakat dalam mencegah penularan. Kewaspadaan dini masyarakat khususnya pemelihara unggas yang merupakan kelompok risiko tinggi tertular virus flu burung sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan dari unggas ke manusia dan sebagai indikator kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah pandemi influenza H5N1. Tujuan penelitian : Mengetahui kewaspadaan dini masyarakat terhadap flu burung dan upaya yang telah dilakukan masyarakat dalam penggulangan flu burung. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan rapid assessment procedures yang disajikan secara deskriptif. Informan inti berjumlah 22 orang dan informan pendukung 4 orang. Cara pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam pada informan inti dan informan pendukung. Observasi non partisipatif dilakukan di lingkungan kandang ayam. Untuk keabsahan data dilakukan triangulasi metode dan sumber. Hasil : Pengetahuan masyarakat tentang flu burung masih terbatas, belum sesuai harapan namun informan merasa terancam terhadap kemungkinan penularan flu burung pada manusia. Informan memiliki penilaian yang baik terhadap penanggulangan wabah namun memiliki kendala yang dianggap memberatkan informan sehingga menurunkan motivasi untuk melakukan tindakan penanggulangan. Belum ada perubahan perilaku dalam cara informan memelihara ayam. Perubahan perilaku hanya tedapat pada cara informan memasak dan mengkonsumsi produk unggas, perilaku mencuci tangan setelah membersihkan kandang ayam dan menyentuh ayam atau daging ayam mentah, serta memegang ayam mati dengan menggunakan pelindung kemudian mencuci tangan dengan sabun. Perubahan perilaku lainnya dari informan yang tidak memiliki ayam adalah menghindari kontak langsung dengan ayam dan anak – anak dilarang memegang atau bermain dengan ayam. Kesimpulan : Diperlukan komunikasi risiko kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah penularan flu burung pada manusia, serta untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat.
Background: Until April 2008, all of the sub- districts in Jambi Municipality had reported bird flu transmission in poultry. The spread of bird flu virus was caused by, among others, less understanding of the community in preventing a transmission. Community’s early alertness, especially by those poultry owner, who are the high risk group, was required to prevent a transmission from poultry to human and as an indicator of community’s readiness to prevent H5N1 influenza pandemic. Objectives: To understand the early alertness of the community to bird flu and to describle the effort performed by the community in overcoming bird flu. Methods: The research used qualitative method with rapid assessment procedure approach. The core informants were 22 subjects and key informant were 4 subjects. Data was collected by in depth interview and by non participative observation for the surrounding of the bird cage. To validate the data, method and source triangulations were performed Results: The knowledge of the community on bird flu was still limited, but the informants felt threatened by the bird flu infection. Informant had good assessment to overcome outbreak, but had barrier in performing them, so that they less motivated to take neccessary action. Yet, there was no behavior change in the way they raise chickens. The behavior change only occured in the way informants cooked and consumed poultry products, and cleaning hand after handling and touching uncooked chickens meat, as well as handling dead bird. Other behavior change had been seen on the non poultry owner. They avoided direct contact with chickens and prohibited their childrens to play and pet chicken. Conclusions: To increase the alertness and to prevent transmission of birds flu in human, as well as habituate a clean and healthy life style, it is suggested that the health proctitioners communicated frequently the risk of bird flu to community.
Kata Kunci : masyarakat,kewaspadaan dini,flu burung,pengetahuan,Jambi,Community,early alertness,bird flu,knowledge