Laporkan Masalah

Pendidikan kesehatan penyalahgunaan napza melalui peer education dan ceramah interaktif terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA di Kota Padangsidempuan

SIREGAR, Ganti Tua, dr.Titi Savitri P, M.Med.Ed, Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Perilaku Promosi Kesehatan

Latar Belakang: Kasus pengguna narkoba di Indonesia tiap tahunnya cenderung terus meningkat sehingga mengancam masa depan generasi muda. Menurut BNN tahun 2006 tercatat 81.702 pelajar di lingkungan SD, SMP, dan SMA menggunakan narkoba. Strategi yang sangat penting untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, prevensi primer yang dilakukan melalui pendidikan kesehatan mental dengan pemberian informasi, orientasi, konseling, dan pemberian program pelatihan, merupakan cara yang efektif. Pendidikan kesehatan yang akan dilakukan adalah dengan memberikan education dan ceramah interaktif sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Tujuan Penelitian: Mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan tentang penyalahgunaan NAPZA melalui peer education dan ceramah interaktif terhadap perubahan pengetahuan dan sikap siswa SMA Kota Padangsidimpuan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasiexperiment), dengan menggunakan rancangan pre-test dan postest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 2 kelompok eksperimen dan 1 kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pengetahuan dan sikap. Pengelolaan data dan analisis data menggunakan analysis of variance yaitu analisis statistik yang bertujuan membandingkan rerata (mean) dalam menentukan perbedaan hasil rerata tersebut merupakan hasil nyata dari perlakuan. Hasil Penelitian : Pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA sebelum perlakuan tidak signifikan, pengetahuan p = 0,934, sikap p = 0,624. Setelah perlakuan menunjukkan kenaikan yang signifikan pada pengetahuan p = 0,00 dan sikap p = 0,00. Hasil uji ANOVA menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara metode peer education dengan ceramah interaktif terhadap pengetahuan p = 0,028 dan sikap p = 0,018 Kesimpulan : Ada pengaruh yang berbeda antara metode peer education cdengan metode ceramah interaktif dalam meningkatkan pegetahuan dan sikap siswa terhadap penyalahgunaan NAPZA

Background: The case of drugs user in Indonesia keep improved every year and thereatened the youth’s future. According to BNN in the year of 2006, there was 81.702 students of primary school (SD), junior high school (SMP) and high school (SMA) who consumen the drugs. A very crucial and effective strategy to decrease the drugs abuse among teenagers for primary prevention was through mental health education by giving information, orientation, counseling and training program. Indeed, the health education chosen was by giving peer education and interactive speech as prevention effort of drugs among teenagers. Objective: This research was aimed to find out the influence of health education on drugs abuse through peer education and interactive speech toward knowledge and attitude of high school student of Padangsidimpuan municipality. Method: This was a quasi experimental research that used pretest and posttest control group design. The data was collected by using questioner on knowledge and attitude. Data management and data analysis used analysis of variance that was aimed to compare the mean and order to determine the difference of mean result as the real result from the treatment given. Result: knowledge and attitude of teenager on the prevention of drug abuse before the treatment was not significant, with knowledge was p = 0,934, and attitude was p = 0,624. There was a significant improvement after the treatment in knowledge with p = 0,00 and attitude with p = 0,00. The result of ANOVA test showed that there was a significant difference between peer education and interactive speech method toward knowledge with p = 0,028 and attitude with p = 0,018. Conclusion: There was a different influence between peer aducation method with interactive speech method improving student’s knowledge and attitude toward drug abuse.

Kata Kunci : pendidikan kesehatan,peer education,ceramah interaktif,pengetahuan,sikap,penyalahgunaan napza,health education,peer education,interactive speech,knowledge,attitude,drug abuse


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.