Evaluasi peran dan fungsi instalasi promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) RSUP H.Adam Malik Medan
GINTING, Anita Kartika Sari, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, Ph.D
2009 | Tesis | S2 Magister Perilaku Promosi KesehatanLatar Belakang : Rumah sakit sebagai pelayanan kesehatan mempunyai fungsi utama penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit, sehingga merupakan pelayanan paripurna. Salah satu pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah kegiatan promosi kesehatan. Promosi kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan dengan kegiatan berupa informasi kesehatan baik untuk pasien, keluarga maupun masyarakat. Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan merupakan rumah sakit kelas A sesuai dengan SK Menkes No. 335/Menkes/SK/VII/1990 dan juga sebagai rumah sakit pendidikan dan juga merupakan rumah sakit rujukan untuk wilayah pembangunan A yang meliputi Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Nanggroe Aceh Darusalam, Propinsi Sumatera Barat dan Propinsi Riau. Dalam hal ini, Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit diharapkan mampu memberikan informasi kesehatan kepada pasien, keluarga serta masyarakat. Untuk mendukung berjalannya informasi kesehatan diperlukan kinerja Instalasi PKRS yang baik. Metode Penelitian: Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pedoman wawancara dan kuesioner terbuka, menggunakan metode purposive sampling dan judgemental sampling untuk menentukan subjek penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara membuat transkip hasil wawancara dan ditanyakan lagi apakah masih ada yang ditambah lagi sampai jawaban yang didapat sudah jenuh. Dilakukan juga member checking yang dilakukan dengan diskusi kelompok dilanjutkan dengan koding, melakukan pengkategorian dan interprestasi. Hasil: Instalasi PKRS dalam melaksanakan tugasnya hanya melakukan penyuluhan, pembagian leaflet kepada pasien rawat jalan, kemudian konseling. Untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan belum terlaksana dengan baik, begitu juga untuk membina kerja sama dengan unit kerja lain yang ada di rumah sakit. Sosialisasi untuk Instalasi PKRS belum terlaksana, sehingga banyak unit kerja lain belum mengetahui fungsi dari Instalasi PKRS. Kesimpulan: Perlu perbaikan dalam melaksanakan tugas sebagai petugas PKRS agar dalam menyampaikan informasi kesehatan dapat diterima pasien, pengunjung maupun masyarakat di rumah sakit dan melakukan kerja sama dengan unit pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit.
Background: Hospitals, as healthcare centre, have main functions as the place where sick people or patients can undergo healing and recovery. This should be carried out in harmony and integrated within efforts of health promotion and disease prevention. Thus, an ultimate health service can be accomplished. One of many forms of health service at hospitals is heath promotion. This can be done in many activities, one of which is health information delivery for patients as well as their family and the community. The Adam Malik Central Public Hospital, Medan is a type A hospital as stated in Minister of Health Decree number 335/Menkes/SK/VII/1990. It is also made as a teaching hospital and the referral hospital for development region A covering provinces of North Sumatera, Nanggroe Aceh Darussalam, West Sumatera and Riau. Following on the hospital’s role, it is expected that the Hospital Health Promotion Unit can deliver its best performance to ensure that health information reaches/is wellreceived by patients as well as their family and the community. Objective: To assess the performance of the Health Promotion Unit of Adam Malik Central Public Hospital, Medan. Methods: The study approach was qualitative method. Data were collected by using interview guidelines and open questionnaires. The subjects were selected by applying purposive and judgemental sampling methods. Results of interview were transcribed. The transcript was then shown to informants for examining its accuracy and completeness. The transcript was revised until it received the informants’ approval. Member checking was also conducted by holding focus group discussion. Final data collected were encoded, categorized, analysed and interpreted. Results: The HPU of Adam Malik Central Public Hospital, Medan, only distribute leaflets to out-patients and provide counseling of all the task assigned, The HPU did not carry out training and supervising as well as maintaining cooperation with other working units within the scope of the hospital. Efforts on promoting the HPU as other working units were hardly achived other units were not realized and familiar with the function of the HPU. Conclusion: The performance of the HPU of Adam Malik Central Public Hospital, Medan needs to be improved. This applies both to ensuring health information it delivers reaches patients and their family as well as the community and to maintain good co-operation with other health service units within the scope of the hospital.
Kata Kunci : evaluasi peran,fungsi,instalasi PKRS,evalution role and function,hospital health promotion unit