Konsumsi dan diversifikasi pangan pada tingkat rumah tangga di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
ISMIASIH, Dr. Ir. Slamet Hartono, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pangan dan diversifikasi konsumsi pangan di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan data Susenas pada tingkat rumah tangga; 2) Mengetahui elastisitas harga sendiri, elastisitas silang dan elastisitas pendapatan pada setiap jenis pangan yang dikonsumsi; 3) Mengetahui gambaran diversifikasi konsumsi pangan menurut lokasi dan tingkat pendapatan. Penelitian ini menggunakan data SUSENAS (Survey Sosial Ekonomi Nasional) pada tingkat rumah tangga di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2005 dengan jumlah sampel 2143 rumah tangga. Analisis data menggunakan SUR (Seemingly Unrelated Regression) dengan model AIDS (Almost Ideal Demand System). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa : 1) Konsumsi pangan dipengaruhi oleh harga itu sendiri, harga barang lain (beras, daging ayam, telur, kacang panjang, tempe dan mie), pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, dan pendidikan kepala rumah tangga. Faktor-faktor yang secara individual berpengaruh terhadap konsumsi pangan bervariasi berdasarkan lokasi tempat tinggal dan strata pendapatan. Determinan dari diversifikasi konsumsi pangan adalah pendapatan, pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota keluarga, lokasi tempat tinggal; 2) Permintaan beras, daging ayam, telur, kacang panjang, tempe dan mie adalah in elastic. Beras bagi rumah tangga di pedesaan pada pendapatan rendah dan sedang termasuk sebagai barang mewah, sedangkan pada pendapatan tinggi sebagai barang kebutuhan pokok; 3) Diversifikasi konsumsi pangan berbeda menurut lokasi dan tingkat pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, disarankan kepada setiap masyarakat untuk menganekaragamkan konsumsi pangan mereka. Diversifikasi konsumsi pangan bertujuan untuk menurunkan konsumsi beras, namun dalam kenyataannya menunjukkan posisi beras sebagai pangan pokok di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta semakin kuat. Pangan lokal seperti jagung dan umbi-umbian ditinggalkan masyarakat, sebaliknya mie semakin banyak digemari.
This research aimed to: 1) analyze factors influencing food consumption and diversification at household level in Yogyakarta Province; 2) estimate own-price, cross-price and income elasticity of food consumption at household level; and 3) know the difference of food diversification among location (rural and urban) and income levels (low, middle and high). This research uses SUSENAS (National Socio-economic Survey) data at household level from Central Bureau of Statistic (BPS) of Yogyakarta Province in 2005. Total number of sample is 2143 households. The data was analysed by using SUR (Seemingly Unrelated Regression) and AIDS (Almost Ideal Demand System) model. The result of the analysis shows that: 1) food consumption was affected by its own price, other food prices (rice, chicken, egg, longbean, tempe and noodle), income, number of household member, and education of household head. The factors that individually influence food consumption vary by kinds of location and income level. Determinant of food diversification is income, education, number of household member, and location; 2) The demand for rice, chicken, egg, longbean, tempe and noodle are inelastic; Rice is an exclusive good at low and middle income household level in the rural and urban areas at high income, rice is a normal good; 3) The food diversification is different between location and income levels. Based on the above result, it is suggested for the society to diversify their food consumption. The food diversification at household designed to reduce rice consumption. However the fact shows that rice consumption in Yogyakarta Province tends to increase continuously. People tend to dislike local food, such as corn and tubers, but they tend to enjoy a noodle.
Kata Kunci : Diversifikasi, Konsumsi pangan, SUR, Aids, Elastisitas, Yogyakarta, diversification, food consumption, elasticity