Kajian strategi pengelolaan sampah kota di Kota Bukittinggi Propinsi Sumatera Barat
SURYATI, Deny, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S
2009 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan LingkunganPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran dan volume sampah berdasarkan lokasi sumber sampahnya. Selain itu penelitian ini mengkaji sistem pengelolaan sampah yang telah dilakukan selama ini oleh pemerintah daerah Kota Bukittinggi, dan untuk mengetahui kendala yang ditemui dalam pengelolaan sampah tersebut. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu alternatif strategi pengelolaan sampah dengan mencarikan suatu jalan keluar dari kendala pengelolaan sampah selama ini. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap 100 orang responden, dan 10 orang informan dari pihak pemerintah, pekerja lapangan dan pemulung tentang pengelolaan sampah di Kota Bukittinggi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk penentuan area sampling, dan teknik stratified random sampling untuk penentuan responden. Analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif menggunakan tabel frekwensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah terbesar dihasilkan perumahan (218,90 m3) dan pasar (72,96 m3) dari 446,27 m3 timbunan sampah per harinya. Masih ditemuinya masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat. Diperlukannya perbaikan atau penyempurnaan dari sistem pengelolaan sampah yang telah dilakukan selama ini dengan menerapkan strategi baru. Dinas Kebersihan dan Pertamanan dinilai sudah cukup berperan dalam pengelolaan sampah (menurut 73% responden), yang dapat dilihat dari frekuensi pengambilan sampah dilakukan setiap harinya. Sementara itu partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dinilai cukup (menurut 58% responden) namun masih harus terus ditingkatkan. Sistem pengelolaan sampah yang telah dilakukan selama ini sudah cukup baik (menurut 81% esponden). Dari segi pembiayaan dirasa masih kurang sehingga menyebabkan sarana dan prasarana yang ada juga terbatas. Produk hukum persampahan yang ada di Kota Bukitinggi sudah cukup memadai namun penegakan di lapangan masih belum berjalan sebagaimana mestinya.
This research is objectively to evaluate waste spread and volume based on the waste resource locations. Besides that, this research is also to evaluate waste management system done by the government of Bukittinggi, and to find out the problems in managing the waste. It is hoped that the result of this research can contribute some alternatives of waste management strategy to answer the problems in managing the waste so far. The method used in this research is survey method. The data collection is done by interviewing 100 respondents and 10 informants from the government, outdoorsmen, and waste pickers about the waste management in Bukittinggi. The sampling of this research uses purposive sampling technique to define the sampling area, and stratified random sampling technique to define the number of the respondents. The analysis used in this research is descriptive qualitative analysis by using frequency table. The result of this research show that the biggest volume of waste is resulted from houses (218,90 m3) and markets (72,96 m3) of 446,27 m3 waste in a day. It is still found people who litter improperly. It is also needed a revitalization of the waste management system using a new strategy. Park and Cleanliness Department has sufficiently done its function in managing the waste (according to 73% of respondents), which can be examined from the frequency of daily waste gathering. Meanwhile, the people’s participation in managing the waste is recognizably sufficient (according to 58% of respondents), but it still need to be improved on. The waste management system so far is sufficiently good (according to 81% of respondents). Financially, the system still needs more support since it results in the insufficiency of public facilities to maintain the town’s cleanliness and beauty. The law product of town waste in Bukittinggi is sufficient, but the implementation has not properly.
Kata Kunci : Strategi pengelolaan,Sampah kota,Management Strategy, Town Waste