Laporkan Masalah

Sinetron dalam kehidupan masyarakat Desa Payangan

BUDIATI, Ariani Ratna, Dr. Aris Arif Mundayat

2009 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat Desa Payangan memberi makna atas sinetron -yang merupakan produk budaya pop yang menyajikan gaya hidup modem- yang ditayangkan oleh stasiun televisi nasional. Penelitian ini menempatkan masyarakat Desa Payangan sebagai sebuah masyarakat yang masih memegang kuat tradisi dan agama, namun di sisi lain terbuka terhOOap budaya luar yang masuk melalui televisi, termasuk yang tersaji dalam sinetron. Hipotesa awal penelitian ini adalah: 1) Lingkungan sosial budaya masyarakat setempat berperan dalam memberi makna pada sinetron yang ditayangkan di televisi. 2) Sinetron berpengaruh pada masyarakat antara lain dalam perilaku konsumsi sehari-hari. Objek penelitian ini adalah masyarakat Desa Payangan dan sinetron. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi partisipatori dan wawancara. Observasi partisipatori dilakukan dengan tinggal di lokasi penelitian selama tiga bulan. Hal ini dilakukan agar dapat lebih mengenal dan memahami kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Payangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi proses dialog antara pemirsa dengan sinetron yang ditayangkan di televisi. Lingkungan budaya setempat temyata turut berperan dalam proses dialog tersebut. POOaakhimya memunculkan pemahaman dan pemaknaan yang berbeda terhadap sinetron. Salah satunya terlihat pada perilaku konsumsi masyarakat berupa gaya hidup modem sebagaimanayang ditampilkandalam sinetron.

This research aimed to identify how the Payangan village community signified the sinetrons (television soap operas) -as the pop cultural products had been presenting modem life style - that the national television stations broadcasted. This research treated the Payangan village as one community which had strong tradition and religious values. However, on the other hand, the community had been met the external cultures through television which presented in sinetrons. The initial hypotheses of this research were: 1) Social-culturalenvironment of local community played roles in signifying sinetrons broadcasted on televisions. 2) Sinetrons give impacts on daily consumptive behaviors of the community . Research objects involved Payangan village community and sinetrons. The research was conducted using qualitative method through participatory observations and interviews. Participatory observations were conducted by living-in during three months. The researcher had identify and unde~d daily life of the community in Payangan village. Results indicated that dialogue process occurred between viewers and sinetrons presented on televisions. Local cultural environment give roles in the dialog process. Ultimately, different understanding and significant on sinetrons development. Among others, it is observed in the community behavior in terms of modem lifestyle the sinetrons show.

Kata Kunci : Televisi,Sinetron,Budaya pop,Perilaku konsumsi,television, sinetrons (soap opera), popular culture, and consumptive behavior


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.