Laporkan Masalah

The struggle of Malcolm X against racial discrimination :: A study of text speech in the ballot or the bullet

ZAKARIA, Drs. Dafri Agus Salim, M.A

2009 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Thesis ini adalah studi tentang pidato teks Malcolm X, berjudul “The Ballot or the Bullet,” sebuah pidato yang dipandang sebagai protes atau manifestasi perlawanan ras. “The Ballot or the Bullet” adalah sebuah pidato yang dibawakan pada tanggal 3 April 1964 di Cleveland (Harlem), beberapa saat ketika Malcolm X menyatakan keluar dari organisasi Nation of Islam. Suatu yang tak dapat dipungkiri bahwa protes/penentangan atas pemisahan ras pernah terjadi di awal dan pertengahan abad kedua puluh di Amerika. Salah-satu fakta yang ril adalah adanya gerakan hak-hak sipil kulit hitam di era tahun 1950-an hingga tahun 1960-an. Perlawanan mereka adalah sebagai bentuk penentangan atas system pemisahan ras yang diberlakukan di Amerika pada masa itu. Mereka menuntut persamaan hak atas setiap aspek kehidupan, baik hak sosial maupun hak yang menyangkut politik. Studi ini bertujuan ingin menggali ide (pikiran) dan kritik yang signifikan dari Malcolm X yang digunakannya dalam menentang sikap rasisme orang kulit putih di daerah bagian utara Amerika. Selain itu, studi ini juga akan menjelaskan bagaimana kontibusi yang signifikan pidato Malcolm X terhadap progress hak-hak kelompok minoritas utamanya kaum kulit hitam yang mendambakan kesetaraan hak layaknya kaum kulit putih di Amerika, baik secara sosial maupun dalam hal-hal politik. Pada prinsipnya, pidato Malcolm X adalah salah-satu sumbangsi bagi kemajuan hak-hak sipil dan politik kaum kulit hitam dalam masyarakat Amerika. Studi ini menggunakan pendekatan interdisipliner ilmu; yang merupakan prinsip-prinsip pengkajian studi-studi Amerika dalam program American Studies. Guna memperoleh alasan-alasan yang bersifat kesejarahan, kemasyarakatn dan juga mengenai penulis secara pribadi dalam karya yang ditulisnya, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan dari sisi kesejarahan, sosiologi, dan pendekatan juga pendekatan kesastraan. Metode penulisan studi ini menggunakan metode deskriptif kualitative, meggunakan dua jenis data, yakni data primer dan data sekunder. Dta primer diperoleh dari pidato Malcolm X itu sendiri, dan data sekunder bersumber dari beberapa referensi atau data pendukung lainnya.

This thesis is a study of text speech of Malcolm X, “The Ballot or the Bullet,” presumably considered as manifestation of racial protest. The “Ballot or the Bullet” is an address delivered in April 3rd, 1964 in Harlem, Cleveland, shortly after Malcolm X announced his break with Nation of Islam. Racial protests in the United States were undeniable phenomena that happened in the first and half of the twentieth century. Black civil rights movement is a real form of the struggle in the era of 1950s and 1960s. The resistance of African Americans represents black people’s struggle in the segregated country of America. They came into the fighting for equality in every aspect of living, socially as well as politically. Thus, this study is aimed to explore Malcolm X’s resistance ideas and criticism that has been a significance resistance in the struggle against white racists in the North. And also that the study has showed significance influences brought out by Malcolm X’s speech in uplifting of African Americans as a minority groups in gaining social and political rights as well as white in the United States. So, the speech of Malcolm X has advanced the political as well as the social equality for African Americans in American citizens. The study was conducted by interdisciplinary approach; it has become the basic principles in American studies. In order to have significant of history, society, and also the author’s personality in producing of work, so the approaches that have been used are historical, sociological, political and literary approach. The study applied qualitative research and used two kinds of data, primary and secondary data. Primary data was taken from Malcolm X’s speech and the secondary one taken from libraries and some supporting dates.

Kata Kunci : Separatisme,Persamaan hak,Nasionalisme,persatuan kaum kulit hitam,Kemandirian,Hak asazi manusia, separatism, equal rights, black nationalism (unity), self-help, and human rights


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.