Sistem pendukung keputusan untuk penilaian tingkat kerusakan hutan mangrove :: Studi kasus di Kota Dumai, Provinsi Riau
HAMIDY, Muammar, Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu KomputerHutan mangrove memiliki banyak fungsi dan manfaat yang cukup penting bagi lingkungan wilayah pesisir, antara lain sebagai sumberdaya hutan dan sumberdaya perairan serta sebagai pelindung pantai dari abrasi dan tsunami. Seiring waktu, mangrove di banyak tempat di kawasan Indonesia secara substansial mengalami perusakan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu para pengambil kebijakan dalam menilai tingkat kerusakan hutan mangrove beserta analisis resikonya, guna upaya penyelamatan dan pengelolaan hutan mangrove di masa mendatang. Model penilaian tingkat kerusakan hutan mangrove menggunakan sejumlah unsur penilaian sebagai berikut, yaitu : penilaian unsur GIS (sistem informasi geografis), penilaian unsur terestrial, dan penilaian unsur sosial ekonomi. Masing- masing unsur tersebut terdiri dari sejumlah kriteria-kriteria yang memiliki bobot dan skor-skor penilaian. Sistem pendukung keputusan ini dapat mengidentifikasi tingkat kerusakan hutan mangrove pada suatu kawasan kajian, berdasarkan penilaian dari unsur-unsur tersebut. Proses penilaian menghasilkan laporan-laporan, yaitu : laporan penilaian kategori kerusakan, laporan penilaian luas, dan laporan pendukung keputusan yang terdiri dari analisis-analisis resiko, eksistensi jenis spesies mangrove, dan rekomendasi jumlah bibit untuk rehabilitasi.
Mangrove forest has many functions and benefits for coastal ecosystem area, such as resources of forestry and fisheries, and also protection of area from erosion of sea waves and tsunami. Thus far, destruction of mangrove forest can be found everywhere in Indonesia because deliberately or accidentally. Therefore, it needs a system that can help the decision maker in assessing degradation level and risk analysis for protecting and managing mangrove forest in the future. Model of degradation level is based on elements of assessment, such as GIS, terrestrial, and socioeconomic elements. Those elements have some criterias which have weights and scores. This decision support system is able to identify the degradation level of mangrove forest in every research areas. The process of assessment produces reports, such as degradation category assessment of area, potential area, and decision report that consists of risk analysis, existence of mangrove species, and number of seeds for rehabilitation.
Kata Kunci : Sistem pendukung,Keputusan,Mangrove,Penilaian kerusakan, decision support system, mangrove, degradation assessment