Laporkan Masalah

Analisis kalsium dan besi dalam nernagai apel secara spektrofotometri serapan atom setelah destruksi basah dan kering

ANUM, Hanifah, Prof. Dr. Mudasir, M.Eng

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kimia

Pada penelitian ini dilakukan analisis besi (Fe) dan kalsium (Ca) dalam sampel apel dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) setelah didestruksi dengan cara basah dan cara kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Ca dan Fe dalam berbagai varietas buah apel, dan untuk mempelajari pengaruh suhu pengabuan terhadap hasil analisis. Sampel berbagai varietas apel yang terdiri dari apel washington, apel Granny Smith, apel Royal Gala, apel Malang dan apel Fuji dibeli dari pasar swalayan Yogyakarta. Sebelum analisis, masing-masing sampel didestruksi dengan 2 cara, yaitu destruksi cara basah dan destruksi cara kering (pengabuan). Destruksi cara basah dilakukan dengan melarutkan sampel ke dalam campuran asam pekat HNO3 dan HClO4 dengan perbandingan 1:1. Sedangkan destruksi cara kering dilakukan dengan memanaskan sampel pada variasi suhu 400, 600 dan 700 oC selama 5 jam dan sampel kemudian ditambahkan aqua regia dengan perbandingan 3:1. Hasil analisis menunjukkan bahwa destruksi basah memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan destruksi kering. Pada destruksi basah, kadar kalsium di dalam buah apel berkisar 380-580 μg/g , sedangkan kadar besi 43-110 μg/g. Destruksi kering memberikan kadar kalsium 141-268 μg/g dan kadar besi 8.4-25.4 μg/g. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa tingginya suhu pemanasan tidak mempengaruhi kadar besi dan kalsium yang dianalisis. Analisis kadar besi dan kalsium melalui uji statistik memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemanasan sampel pada suhu 400 oC dengan 600 oC dan 700 oC, hal ini disebabkan karena kalsium dan besi memiliki stabilitas yang cukup tinggi terhadap pemanasan.

Calcium (Ca) and iron (Fe) contents in various samples of apple have been analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) after wet and dry destruction. The purpose of this research is to determine Ca and Fe contents in various of apple, and to study the effect of various sample destructions as well as the ashing temperatures on the result of analysis. Samples of apple consisted of red delicious apple, granny smith apple, royal gala apple, rome beauty apple and fuji apple were obtained from supermarket in Yogyakarta. Before analysis each sample was digested with two techniques, i.e: wet destruction and dry ashing. Wet digestion consisted of dissolving sample in the mixture of strong acid solution (HNO3 and HClO4 =1:1), while dry method involved of ashing each sample at various temperatures of 400 oC, 600 oC and 700 oC for approximately 5 h and the samples are then treated with concentrated mineral acids (HCl and HNO3 = 3:1). Result of analysis suggested that wet oxidation of the samples gave better result than those of dry ashing. Calcium (Ca) content in apples was in the range of 380-570 μg/gram , while that for Fe was in the range 43-110 μg/g using wet destruction. Dry ashing gave the result of Ca in the range of 141-268 μg/g and Fe in the range of 8.4-25.4 μg/g. Result of analysis suggested that high temperature of ashing does not affected the result of calcium and iron contents in the samples. Statistical t-test of the result suggested that there is no significant difference between the result obtained by ashing of sample at 400 oC and 600 oC or 700 oC and 600 oC and 700 oC.

Kata Kunci : Destruksi basah, destruksi kering, apel, kalsium, besi, AAS, wet oxidation, dry ashing, Apple, calcium, iron


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.