Laporkan Masalah

Isolasi dan identifikasi senyawa betasianin dari bunga kertas (Bougainvulle, L) dan pemanfaatannya sebagai indikator

MUKHLISIN, Dr. Bambang Purwono, M.Si

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kimia

Telah dilakukan isolasi dan identifikasi senyawa betasianin dari bunga kertas warna ungu, merah magenta dan orange, serta dilakukan uji coba sebagai indikator. Isolasi dilakukan dengan teknik ekstraksi maserasi bertingkat dengan pelarut n-heksana selama 20 jam, etil asetat 5 jam, metanol 1 jam, dan aquadest 5 jam. Hasil akhir berupa larutan berwarna ungu untuk bunga kertas warna ungu, merah magenta untuk bunga kertas warna merah magenta, dan oranye untuk bunga kertas warna oranye. Identifikasi terhadap larutan tersebut dilakukan dengan spektroskopi UV-Visibel, kromatografi kertas, dan kromatografi lapis tipis (TLC). Diperoleh hasil senyawa betasianin untuk bunga kertas warna ungu dan campuran senyawa betasianin dan betasantin untuk bunga kertas warna merah magenta dan orange. Uji perubahan warna terhadap pH larutan terjadi perubahan warna pada pH 12 dari warna ungu ke merah cokelat untuk bunga kertas warna ungu, merah magenta ke merah cokelat untuk bunga kertas warna merah magenta, dan warna oranye ke merah cokelat untuk bunga kertas warna oranye. Uji daya tahan ekstraktan terhadap penyimpanan dari pengaruh cahaya dan aktivitas perubahan warna untuk bunga kertas warna ungu bertahan sampai 8 minggu, merah magenta sampai 5 minggu, dan oranye sampai 4 minggu. Ekstrak pigmen dibuat sebagai bahan indikator kertas dengan kertas HVS, buram, saring, dan Whatman nomor 1. Bahan tepung tapioka digunakan sebagai perekat dalam pembuatan indikator kertas dengan perbandingan terbaik berat tepung tapioka:volume ekstrak pigmen = 1:50. Indikator kertas yang terbaik berasal dari kertas Whatman nomor 1 dan larutan pigmen bunga kertas warna ungu. Uji daya tahan penyimpanan dan aktivitas perubahan warna dari indikator kertas diperoleh 12 minggu untuk indikator berasal dari bunga kertas warna ungu, 3 minggu untuk bunga kertas warna merah magenta, dan oranye.

Isolation and identification of betacyanin compound from purple, magenta red and orange paper flowers, and its applications as an indicator have been conducted. Isolation was done by extraction with maceration using n-hexane for 20 hours, ethyl acetate for 5 hours, methanol for 1 hour and aquadest for 5 hours. Extract solutions were purple solution from purple paper flower, magenta red solution from magenta red paper flower, and orange solution from orange paper flower. Identification was done by UV-Visible spectroscopy, paper chromatography, and thin layer chromatography (TLC). The result indicated betacyanin compound from purple paper flower and a mixture of betacyanin and betaxantin compounds from magenta red and orange paper flowers. Test of color changes on pH solution indicated in pH 12 from purple to red-brown for purple paper flower, magenta red to red-brown for magenta red paper flower and the color orange to red-brown for orange paper flower. Endurance test on storage upon light influence and activity of color age indicated purple paper flower stand up to 8 weeks, magenta red up to 5 weeks, and orange to 4 weeks. Pigment extracts were made as material for paper indicator with bond paper, blurred, filtered, and number 1 Whatman paper. Tapioca flour was used as a glue in making paper indicator with tapioca flour, and best ratio of weight: pigment extracts volume best = 1:50. Best paper indicator come from the number 1 Whatman paper and pigment from purple paper flower solution. Endurance on storage and color changes activity tests of paper indicator resulted 12 weeks for paper indicators from the purple paper flower, 3 weeks from magenta red and orange paper flowers.

Kata Kunci : Senyawa betasianin,Bunga kertas (Bougainvillea, L)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.