Laporkan Masalah

Evaluasi program pemberdayaan masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas :: Studi kasus di Desa Braja Yekti, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur

HASIBUAN, Bunga Raumanen, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terletak di Propinsi Lampung, setiap tahunnya mengalami gangguan kawasan berupa terjadinya kebakaran hutan. Masalah ini erat kaitannya dengan letak TNWK yang berbatasan dengan 35 desa. Interaksi antara masyarakat dengan kawasan TNWK sangat tinggi. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi gangguan terhadap kawasan TNWK adalah pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di sekitar TNWK, salah satunya di Desa Braja Yekti. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Braja Yekti. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi kualitatif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Desa Braja Yekti, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei, yaitu dengan melakukan observasi, pengisian kuisioner yang dilanjutkan dengan wawancara mendalam. Sampel penelitian terpilih sebanyak 40 orang. Analisis evaluasi dilakukan dengan melihat dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Setelah itu, evaluasi dilakukan berdasarkan prinsip, kriteria, dan indikator program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan yaitu (1) program pemetaan, penyusunan tata ruang dan pembangunan desa, (2) program penguatan dan pembinaan kelembagaan desa, dan (3) program pengembangan manajemen organisasi pencegahan kebakaran hutan dinilai kurang berhasil berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan. Program yang dinilai berhasil dengan baik adalah program pengembangan ekonomi masyarakat. Program ini dapat berhasil karena berdimensi ekonomi dan juga berdimensi sosial dan budaya masyarakat. Program yang belum berhasil disebabkan karena tidak memperhatikan kondisi sosial dan budaya masyarakat. Selain itu program tersebut belum sepenuhnya menampung aspirasi masyarakat sehingga dirasakan hanya berorientasi pada kepentingan pihak TNWK.

Forest fire is one of the problem faced by Way Kambas National Park (WKNP) in Lampung Province. This problem emerges due to pressured by 35 villages surrounding the forest area. The interaction between people and WKNP area is very high. The implementation of community empowerment program is one of the problem solving to overcome the problems, which is carried out in Braja Yekti village. The objective of this research is to evaluate the implementation of community empowerment programs in Braja Yekti village. The qualitative evaluation method was used for this research. The location of the research was selected purposively in Braja Yekti village, Braja Selebah District, East Lampung Regency. Data collected by survey method through observation, questionnaire , and followed by depth interview. Research samples were selected as 40 people. Evaluation is done based on the dynamics factors of social, economic, and cultural of the community. At last, the evaluation is done based on the program principle, criteria, and indicators. The result of this research shows that only 1 program, which is Community economic development has done successfully. The others 3 programs which are (1) Mapping program, creating new land use system, and development of Braja Yekti village; (2) Village institutional development; (3) Development of the forest fire prevention team are unsuccessfully done. The evaluation shows that the community economic development program not only help people in economic factor but also plays the important social and cultural factor. The failure of others programs was the result of ignorance on social and cultural condition. In addition, the program is not fully accommodate the aspirations of the community and only focused on the perceived interest of WKNP.

Kata Kunci : Pemberdayaan masyarakat,Evaluasi,Prinsip,Kriteria,Indikator,Sosial ekonomi dan budaya masyarakat,Taman Nasional, Community empowerment program, evaluation, principle, criteria, and indicators, social economy and culture, national park


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.