Evaluasi awal uji klon jati (Tectona grandis L.f) umur 3 tahun di KHDTK Kemampo Sumatera Selatan
SOFYAN, Agus, Prof. Dr. Ir. H. M. Na'iem, M.Agr
2009 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi genetik, taksiran nilai heritabilitas serta peluang perolehan peningkatan genetik dari masing-masing karakter tinggi, diameter dan bentuk batang. Hipotesis yang diajukan adalah : (1) Adanya variasi genetik yang nyata antar klon yang diuji; (2) Adanya korelasi yang tinggi antar karakter; (3) melalui tindakan seleksi akan diperoleh peningkatan genetik. Penelitian dilakukan pada tanaman umur 36 bulan, di lokasi KHDTK Kemampo, Sumatera Selatan. Pertanaman menggunakan Rancangan Acak Lengkap Berblok, dengan 4 blok, 3 treeplot dengan jarak tanam 3 x 3 meter. Jumlah klon yang diuji sebanyak 35 klon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi genetik antar klon, namun variasinya relatif rendah jika dibandingkan dengan sumber variasi lainnya yaitu blok dan interaksi antara klon dengan blok. Sumbangan variasi genetik terhadap total variasi relatif rendah yaitu 2,49 % untuk karakter tinggi dan 1,73 % untuk diameter. Untuk karakter bentuk batang relatif lebih tinggi yaitu sebesar 9,15 %. Taksiran peningkatan genetik pada umur 36 bulan relatif rendah, karena taksiran nilai heritabilitas yang diperoleh relatif rendah yaitu sebesar 0,026 (individu) dan 0,16 (klon) untuk karakter tinggi, untuk diameter masing-masing sebesar 0,02 (individu) dan 0,13 (klon). Heritabilitas bentuk batang relatif lebih tinggi masing-masing sebesar 0.09 dan 0,39. Dengan asumsi menggunakan 5 klon terbaik, taksiran perolehan genetik yang dapat dicapai pada umur 36 bulan adalah sebesar 1,28 % untuk karakter tinggi, 1,16 % diameter, 3,43 % bentuk batang serta 8,40 % untuk volume. Korelasi genetik antar karakter tinggi dengan diameter adalah sebesar 1,01 (overestimate), sementara korelasi genetik antara diameter dengan bentuk batang sangat tinggi yaitu sebesar 0,88, karakter tinggi dengan bentuk batang sebesar 0,67. Hasil ini akan memudahkan pekerjaan seleksi, karena seleksi dapat didasarkan atas satu karakter saja yaitu diameter. Hasil perhitungan berdasarkan indeks seleksi menunjukkan 5 nomor klon terbaik, berturut-turut nomor 24 (3,073), 36 (1,7210), 14 (1,574), 35 (1,430) dan 11 (1,306).
Th purposes of research were to find out the genetic variation, heritability and expected genetic gains on tree height, diameter and stem form characters. Hypotheses of the research were: (1) there was significant genetic variation among clones; (2) strong correlation among the characters; (3), increasing genetic gain would be obtained, by selection The research was conducted on 36 months old plantation with located at KHDTK Kemampo, South Sumatera. Randomized Complete Block Design was applied with 4 blocks, 3 tree plots in a spacing of 3 × 3 m. The number of clones tested were 35 clones. The result of the research showed that there were a genetic variation among clones, but the variation was relatively low compare to other variation sources, i.e. block and interaction between clone and block. The contribution of the genetic variation to total variation was relatively low, i.e. 2,49 % for height and 1,73 % for diameter. The contribution to stem form was relatively higher, i.e. 9,15 %. The estimation of the expected genetic gain at the age of 36 months was relatively low, because the estimation of heritability value was low, i.e. 0,026 (individual) and 0.16 (clone) for the character of height, and 0.02 (individual) and 0,13 (clone) for diameter, where as the heritability values of stem form were relatively high, i.e. 0,09 and 0,39, respectively. Based on an assumption of using the best five clones, the estimation of expected genetic gain at the age of 36 months for a height, diameter, stem form and volume were 1,28 %, 1,16 %, 3,43 % and 8,40 %, respectively. Genetic correlation between the characters of height and diameter was overestimate (1,01) ; while between diameter and stem form was very high, i.e. 0,88; and between height and stem form was 0,67. These results could be applicated for selection, while it can be based on just one character, i.e. diameter. Result of the selection index ranked the best five clones of 24 (3,073), 36 (1,7210), 14 (1,574), 35 (1,430) and 11 (1,306), respectively.
Kata Kunci : Jati,Uji klon,Variasi genetik,Heritabilitas,Korelasi genetik,Perolehan genetik, Teak, clonal test, genetic variation, heritability, genetic correlation, genetic gain