Laporkan Masalah

Pemasaran ekowisata Taman Wisata Alam Manipo, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

SURYANA, Dadang, Prof. Dr. Ir. H. Chafid Fandeli

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian Pemasaran Ekowisata Taman Wisata Alam Manipo Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertujuan untuk mengetahui kuantitas pasar potensial khususnya pada Kota Kupang Provinsi NTT, preferensi produk ekowisata dari pasar potensial, kondisi produk ekowisata potensial TWA Manipo dan obyek pesaing. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui parapihak yang terkait dengan upaya pemasarannya. Seluruh aspek tersebut selanjutnya digunakan dalam penyusunan strategi pemasaran. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah mempelajari data statistik (desk research) dari beberapa lembaga, terutama untuk mengetahui data pasar potensial. Untuk mengetahui kondisi produk potensial di TWA Manipo dan obyek sekitarnya dilakukan survei lapangan (field research) dengan cara observasi dan skoring. Untuk mengetahui preferensi pasar potensial dilakukan survei sample menggunakan kuisioner terhadap warga Kota Kupang dengan tingkat kesejahteraan tertentu sebagai responden. Kondisi pasar potensial serta preferensinya selanjutnya dianalisis guna menyusun strategi pemasaran yang sesuai. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan tingkat kesejahteraannya pada tahun 2008 setidaknya terdapat 127.580 orang di Kota Kupang yang dapat dianggap mampu membeli produk wisata. Karakteristik umum dari wisatawan potensial adalah : berpenghasilan 1-3 juta rupiah setiap bulan, mengalokasikan anggaran untuk berwisata maksimal Rp. 250.000,-, memiliki waktu luang untuk wisata 1 hari sampai dengan 1 hari 1 malam, menyukai obyek wisata pantai dan hutan/alam lainnya termasuk flora fauna, menyukai obyek wisata yang dekat, maksimal 50 km atau ± 3 jam perjalanan, dalam berwisata lebih suka secara bebas, tidak dilayani secara khusus. Terdapat peluang pasar lain berupa warga Kota Kupang yang berpenghasilan di atas 5 juta rupiah dengan preferensi produk yang berbeda. Potensi atraksi wisata di TWA Manipo yang berupa obyek alam antara lain berupa : hutan bakau, hutan pantai dan savana, pantai, sand dune, populasi rusa dan kelelawar, serta berbagai jenis burung. Atraksi khusus lainnya adalah aktifitas konservasi penyu dan atraksi budaya. Strategi pemasaran ekowisata TWA Manipo yang direkomendasikan antara lain adalah : pemilahan segmen pasar ke dalam 3 segmen utama (umum, eksekutif dan mahasiswa), pembuatan produk/paket ekowisata dengan tingkat kenyamanan serta harga yang disesuaikan dengan kemampuan dan preferensi ketiga segmen tersebut, serta strategi promosi dan positioning.

The research conducted on the ecotourism marketing of Manipo Recreation Park at Kupang Regency Nusa Tenggara Timur Province. The aimes of research are to obtain the potential market quantity especially in Kupang Municipal, ecotourism product preference of potential market, the condition of potential ecotourism product and other competitor tourism product. The objective of research also to know all stakeholders related to ecotourism marketing and the marketing strategy necessary to be taken. The method used in this research was desk research from several institutions, especially to know potencial market data. To find out the potencial product condition and ecotourism product preference the data taken by field research and scoring, survey sampling using questionnaire with descriptive analysis and research on government regulations likewise other documents supported. The result showed that at least 127.580 peoples of Kupang Municipal in 2008 were able to buy the tourism product based on the level of prosperity. The general characters from potential tourists were: having Rp. 1-3 millions of monthly revenue, allocating Rp. 250 thousands utmost for recreation, having leisure time of 12 to 24 hours, enjoying beach and forest/nature sightseeing, and like better being selfmanaging tour (independend tour). There was ecotourism market prospect on the subject of local people having over Rp. 5 millions revenue. The potency of natural object as tourism attraction at Manipo Recreation Park i.e. : mangrove forest, beach forest and savanna, coastal land, sand dune, deer population, bat population and several kinds of bird. Another special attraction was the activity of sea turtle conservation and cultural tourism attraction. The ecotourism marketing strategies recommended were: the market segmenting into 3 major segments, the designing of ecotourism packages, and also the promotion and positioning strategies.

Kata Kunci : Ekowisata,Taman Wisata Alam, ecotourism, Recreational Park


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.