Wacana dalam pemberitaan pemilihan Walikota Tarakan periode 2009 2014 oleh Media Radar Tarakan
SUNGKONO, Prof. Dr. Stephanus Djawanai, M.A
2009 | Tesis | S2 LinguistikMedia tidak luput dari apa yang disampaikan oleh Wartawan yang salah satunya adalah Bahasa. Melihat fenomena media pemberitaan yang ada di Kalimantan Timur mengalami peningkatan yang cukup pesat. Sejumlah surat kabar telah terbit dan tersebar dibeberapa kota di Kalimantan Timur. Sebagai bentuk kerja Pers,tentu saja media surat kabar memikul beban sebagai institusi sosial yang bertugas sebagai kendali dan transformasi pendidikan serta control sosial. Pers harus mempunyai pilar menjauhkan sarat kepentingan,memberikan informasi yang obyektif kepada masyarakat atau publik. Berdasarkan jenisnya,penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka. Penelitian ini betujuan untuk mengungkap berbagai informasi yang sifatnya kepustakaan. Pada intinya tahapan-tahapan dan prosedur yang di tempuh dalam penelitian ini,meliputi penyediaan akan pengumpulan data,klasifikasi data,dan pengujian hasil analisis. Sumber data yang akan di analisis dalam penelitian ini berupa wacana pemberitaan yang terbit bulan Juni-Bulan Nopember 2008 yaitu menjelang pilwali dan sesudah pilwali di Kota Tarakan Periode 2009-2014. Bahan primer dapat diambil dari koran Radar Tarakan kemudian dikliping sesuai kebutuhan yaitu mulai dari arsip berita menjelang soksesi Walikota sampai dengan pasca suksesi Walikota. Sementara bahan yang sifatnya sekunder didapatkan dari buku-buku serta majalah yang relefan dengan penelitian yang dibuat. Dengan demikian penulis ingin tahu terhadap pemberitaan Radar Tarakan dalam menjalankan tugasnya sebagai media yang independen. Bagaimana Radar Tarakan membangun sebuah wacana pemberitaan terhadap pemilihan walikota Tarakan,adakah keberpihakan,dan faktor apa yang menyebabkan keberpihakan. Ada beberapa temuan pemberitaan pemilihan walikota Tarakan periode 2009- 2014. Media Radar Tarakan dalam merepresentasikan pemberitaanya sebelum dan sesudah pemilihan walikota Tarakan dilakukan dengan menggunakan berbagai strategi,atau praktik-praktik kebahasaan yang mengarah pada suatu maksud tertentu kepada salah satu kandidat
Mass media can not evade what are conveyed by the journalists, one of them is the language. The news media in East Kalimantan are increasing rapidly nowadays. A number of newspapers are published and spread out in several towns in East Kalimantan. As one of the journalistic works which also becomes a social institition a newspaper is burdened to serve as the educational controller and transformer as well as the social control. The press should give objective information to the public and must be free from certain vested interests or influences. This research is categorized as a library research. It aims at exposing miscellaneous information related to the topic. The steps and procedures executed include data collecting, data classification, and data analysis. The primary data analyzed in this research are the news discourses taken from Radar Tarakan newspaper dealing with the mayor election in Tarakan municipality ( 2009-2014 ruling period ) published from June to November 2008; prior to and after the election. On the other hand the secondary data are taken from books and magazines which are related to this research. The researcher hereby would like to know how Radar Tarakan newspaper is committed to its duty as an independent mass media and how Radar Tarakan constructs news discourses on mayor election in Tarakan, as well as whether there is a tendency toward a certain candidate or not. If there is, then what factors prompt that tendency. There are a number of findings that deal with the news on the mayor election in Tarakan ( 2009-2014 ruling period ). One of which is that Radar Tarakan presents the information before and after the election by using several strategies and linguistic choices which tend to side with a certain candidate.
Kata Kunci : Wacana,Media masa,Pilwali,discourse, mass media, mayor election