Aspek hukum reksa dana syariah berbentuk kontrak investasi kolektif ditinjau dari hukum perjanjian dan pasar modal
SAMBODO, Sigit, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S
2009 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban atas tiga permasalahan sehubungan dengan Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal, yaitu : 1. Bagaimanakah isi dan ketentuan perjanjian Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif ditinjau dari hukum perjanjian dan pasar modal ? 2. Hubungan hukum apakah yang terjadi antara pihak-pihak yang terlibat dalam Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif ? 3. Bagaimanakah perlindungan hukum terhadap investor apabila terjadi penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif ? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang meliputi penelitian terhadap asas, pengertian, ketentuan-ketentuan hukum. Titik berat penelitian terletak pada penelitian kepustakan yang dilakukan melalui studi dokumen atas bahan-bahan hukum primer dan bahan-bahan hukum sekunder. Untuk memperoleh gambaran yang sistematis dan menyeluruh, data yang diperoleh dari penelitian tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menjawab tiga permasalahan tersebut. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa : 1. Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif lahir dari perjanjian yang dibuat oleh Manajer Investasi dengan Bank Kustodian dengan bentuk konsensuil, atas beban, timbal balik, dan formal (notariil), serta yang disusun dalam konstruksi derden deding. Perjanjian tersebut juga mengikat Pemegang Unit Penyertaan yang berkedudukan sebagai pihak ketiga 2. Hubungan hukum yang terjadi antara Pemegang Unit Penyertaan dengan Manajer Investasi dan Bank Kustodian dalam Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dilakukan berdasarkan aspek hukum perwakilan (pemberian kuasa) atau yang dalam hukum Islam dikenal dengan istilah wakalah, dimana Pemegang Unit Penyertaan bertindak sebagai Prinsiipal (Pemberi Kuasa), pada sisi lain Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertindak sebagai agen (Penerima Kuasa). 3. Perlindungan hukum terhadap investor apabila terjadi penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB), terutama bersumber pada kewajiban Manager Investasi dan Bank Kustodian untuk tunduk pada asas itikad baik dan fiduciary duty. Selain itu perlindungan kepada investor dapat berupa intervensi otoritas baik dalam tahap pembentukan maupun pada tahap pelaksannan perjanjian Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif menjadi sangat vital
The objective of this research is to find solution upon there problem connect to syariah fund organized as collective investment contract which is regulated on act Number 8, 1995 concering The Capital Market. Those problem are : 1. How is substantial and ruls of contract in syariah fund organized as collective investment contract being overviewed from contract law and capital market law? 2. How are the legal relation characteristics between the parties of syariah fund organized as collective investment contract 3. How is legal protection for the parties of the syariah fund organized as collective investment contract from decline of Nett Asset Value (NAV) ? This research has been carried out by using legal normative approach that cover research in principles, definitions, and law regulations. The focus is as on documentary study involves primary legal materials and secondary legal materials. To find systematic and overall description, the finding data from research then are analyzed qualitatively to answer the problem mentioned above. Based on the data analysis, some conclution are taken as follows. 1. Syariah fund organized as collective investment contract is make by contract between Investment Manager and Custodian Bank with characteristics of legal relation as consensual, at burned, reciprocal, and formal, and also which is constructed in the construction of derden beding with participation unit holder acted as third party. 2. The characteristics of legal relation between participation unit holder with Investment Manager and Custodian Bank are done besed on representative law aspect, known wakalah in Islamic law, wheares participation unit holder acted as principal, on the other side Investment Manager and Custodian Bank to acted as agent. 3. legal protection for investor from decline of Nett Asset Value (NAV) primarily attributed to the obligation of Investment Manager and Custodian Bank to bow to principle of good faith and fiduciary duty. Therefore, protaction for investor give form the authority intervention during the forming phase as well as during the impelementation phase of agreement of syariah fund organized as collective investment contract is getting vital.
Kata Kunci : Sifat hubungan hukum,Perlindungan hukum,Reksa dana Syariah berbentuk kontrak investasi kolektif, legal relation characteristics – protection - syariah fund organized as collective investment contract