Perlindungan hukum atas merek yang didaftarkan terlebih dahulu ke Direktorat Jenderal Hak Keakyaan Intelektual untuk mencegah usaha persaingan tidak sehat di Indonesia
FIRMANSYAH, Hery, Prof. Emmy Pangaribuan, S.H
2009 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian tentang perlindungan hukum hak atas merek yang didaftarkan terlebih dahulu ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI) untuk mencegah usaha persaingan tidak sehat di Indonesia menggunakan pendekatan yuridis normatif meliputi penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder di bidang hukum, disamping itu dilakukan penelitian lapangan yang berfungsi melengkapi data kepustakaan dan untuk memperoleh data primer melalui wawancara dengan memberikan daftar pertanyaan kepada Responden dan Narasumber, yaitu dari Bagian pelayanan jasa hukum Departemen Kehakiman dan HAM Yogyakarta, pengacara Tela-Tela, dan Dosen Tamu HKI Universitas Gadjah Mada. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui perlindungan dan upayaupaya hukum yang dapat dilakukan oleh pemegang merek yang mendaftarkan diri terlebih dahulu ke Ditjen HKI untuk dapat melindungi haknya menurut Undang- Undang Nomor 15 Tahun 2001, hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan hukum dari adanya pendafataran oleh pihak lain untuk menggunakan merek terdaftar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk persaingan usaha tidak sehat yang ingin dicegah melalui pendaftaran merek oleh Ditjen HKI dipandang efektif sebagai suatu instrumen pencegahan persaingan usaha tidak sehat. Disisi lain Penegakan hukum dibidang merek masih belum efektif, karena masih banyak kasus-kasus tindak pidana dan pendaftaran ganda pada Ditjen HKI seperti yang terjadi pada kasus yang penulis teliti ini.
This is a research of legal protection on first registered brand to General Directorate of Intellectual Property Right (Ditjen HKI) to prevent the unfair competition in Indonesia. The research is using normative-judicial approach that covers bibliographical research to obtain secondary data in law domain. Field research is also conducted to complete the bibliographical research and to obtain primary data, using interview with questionnaire to Respondent and Resource person; they are personnel from Legal Service division of Department of Law and Human Right of Yogyakarta, lawyer of Tela-Tela, and Visitor Lecture of HKI at Gadjah Mada University. The objective of this research is to investigate the legal protection and legal measures which is given to the brand owner that conduct the first-to file mechanism to the Ditjen HKI in order to get legal protection, according to the Act No. 15 of 2001. The mechanism is carried out to give legal protection to the owner of registered brand against other registrations done by other parties who want to use the registered brand. The result indicates that the protection of brand registration by Ditjen HKI is found to be effective as unfair competition prevention instrument. On the other hand, law enforcement in brand aspect is still ineffective yet, because of the excessive penal law case and double registration in Ditjen HKI, as it is mentioned in this case research study.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Hak atas merek yang didaftarkan terlebih dahulu ke Ditjen HKI,Persaingan usaha tidak sehat,Legal protection,First registered brand to Ditjen HKI,Unfair competition