Refleksi kritis filsafat sosial atas hubungan olahraga dan masyarakat
ANWAR, Muhammad Hamid, Dr. M. Mukhtasar Syamsuddin
2009 | Tesis | S2 Ilmu FilsafatOlahraga menunjukkan dirinya telah mengalami proses evolusi yang luar biasa. Seolah belum sempat tersadari oleh semua orang, bahwa pada kenyataan saat ini olahraga telah mencapai bentuk dan sistem yang sangat komplek. Olahraga melompat dari sekedar aktifitas fisik yang sederhana menjadi sebuah entitas yang multi dimensi. Untuk ruang lingkup ke-Indonesiaan sampai saat ini masih sangat sedikit bisa ditemui karya tulis maupun penelitian yang mengangkat olahraga dalam perspektif baru. Kebanyakan karya yang ada relatif menunjukkan keterjebakan wacana olahraga pada sebatas dunia fisis dan teknis. Hal itu yang mendasari mengapa permasalahan ini perlu untuk diangkat sebagai karya. Dalam penelitian ini olahraga ditempatkan sebagai sebuah entitas sosial. Gerak perkembangan dan metamorfosenya mencoba dilihat dalam kaitannya dengan perkembangan budaya. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan menggunakan buku-buku dan karya-karya tulis ilmiah sebagai sumber penelitian. Berturut-turut langkah penelitian ini disusun dalam tiga langkah, yaitu; 1) pengumpulan data, dimana penulis melakukan pencarian literatur yang berisi uraian tentang olahraga dan filsafat sosial; 2) Pengolahan data, dimana penulis mengelompokkan data berdasarkan keperluan penelitian, kemudian melakukan analisis atas data yang telah dikelompokkan berdasarkan isi dan hubungannya dengan tujuan penelitian; 3) penyusunan hasil penelitian, yaitu membuat laporan berdasarkan data-data yang telah diperoleh melalui pengumpulan dan analisis sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan dunia olahraga tidak bisa dilepaskan dari perkembangan pemikiran, kebudayaan, serta ideologi yang terjadi. Dari fakta sejarah menunjukkan bahwa perkembangan olahraga seiring dengan perkembangan pemikiran umat manusia. Sementara di zaman modern, olahraga mengalami perubahan bentuk yang spektakuler. Olahraga secara sistematis menjalin hubungan yang rumit dengan segala elemen sosial. Hal yang menarik adalah, selayaknya seperti yang dikatakan Van Peursen meng-counter pendapat Comte, bahwa perkembangan peradaban tidak selalu menuju pada sebuah keteratura. Demikian pula dalam olahraga, bahwa perkembangan dalam perjalanan sejarahnya tidak bisa didefinisikan sebagai sesuatu yang progress dan linear.
Sport has shown extraordinary evolution process. As if it is not yet known by people, now in fact sport has reach a complex pattern and system. Sport has changed from a simple physical activities become a multidimensional entities. In Indonesian context of speaking there is few works or researches about sport in new perspective to be found. Most of them relatively trapped in technical and physical world. Therefore it serves as a basis why this problem should be written as scientific work. In this research sport is placed as social entity. The development and its metamorphose is seen in the relation with the development of culture. This research is bibliographical study using books and scientific works as its sources. Respectively, this research is made in three steps, that are: 1) collecting the data, in which the writer tried to find literatures related to sport and social philosophy; 2) data processing, in which the writer categorized the data based on research need, then did data analysis which has been grouped according to its content and relation with the objective; 3) arranging the result of the research, that is making a report based on data which has been achieved through the previous analysis and data collection. The result of this research shows that the development of sport world can not be separated from the development of thinking, culture, and also ideology. The historical fact shows that the development of sport in line with the development of human thinking. While in modern world, sport has changed in form in spectacular way. Systematically, sport tied in sophisticated relation with all social elements. There is interesting thing as said by Van Peursen to counter Comte’s opinion that the development of civilization is not always strive to regularity. Thus, sport in its historical development can not be defined as progress and linear thing.
Kata Kunci : Filsafat Sosial, Refleksi, Kritis, OLahraga, Social Philosophy, Reflection, Critical, Sport