Laporkan Masalah

Mengukur tingkat akurasi price earning ratio dalam memprediksi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia

EFENDI, Toyib, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat ketepatan metode fundamental dengan menggunakan price earning ratio dalam memprediksi pergerakan harga saham di bursa efek Indonesia. Price earning ratio adalah salah satu metode dalam menilai harga saham di pasar, yaitu dengan mencari nilai PER teoritis yang selanjutnya dibandingkan dengan nilai PER pasar untuk mendapatkan nilai saham apakah dinilai undervalue atau overvalue. Sesuai dengan teori bahwa saham yang dinilai undervalue harganya akan naik di masa yang akan datang, sedangkan saham yang overvalue harganya akan turun dimasa yang akan datang. Berdasarkan teori tersebut penelitian ini akan mengukur seberapa besar saham yang dinilai undervalue dan dinilai overvalue bergerak sesuai dengan teori, sehingga diketahui ketepatan dari metode ini. Untuk mengestimasi nilai PER teoritis maka dibentuk persamaan regresi dengan variabel bebas ROE, DER, PBV, NPM dan variabel terikat PER, ke empat variabel bebas itu di anggap relevan sesuai dengan penelitian terdahulu. Untuk mencari nilai PER pasar dilihat dari laporan keuangan perusahaan pada penutupan tahun 2006. Data yang digunakan adalah laporan keuangan 31 perusahaan manufaktur yang lolos seleksi selama tahun 2003 sampai 2006. Selanjutnya saham yang di nilai undervalue dan overvalue tersebut di uji apakah pergerakan harganya sesuai dengan teori, yaitu dengan melihat harga penutupan saat penilaian dilakukan, yaitu 31 desember 2006 dengan harga penutupan 3 bulan setelah penilaian yaitu 31 maret 2007. Setelah pengujian dilakukan diketahui ada 23 saham atau 74,2 persen yang bergerak sesuai dengan teori dan sisanya 8 perusahaan atau 25,8 persen bergerak tidak sesuai dengan teori, dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode PER layak digunakan dalam mengestimasi dan memprediksi pergerakan harga saham di bursa efek, karena tingkat akurasinya lebih besar dibandingkan dengan tingkat kesalahannya.

The objective of the research is to measure rate of accuracy of price earning ratio in predicting stock price movement on Indonesian Stock Exchange. Price earning ratio is one method in valuing stock price at the market, by finding theoretically PER value, which is then compare to PER market value to obtain whether the value is undervalue or overvalue. According to the theory stated that the price of undervalue stock will increase in the future, while the overvalue will decrease. Based on the theory, this research will measure how much stock taken as undervalue and overvalue moves according to the theory, so the accuracy of this method will be known. To estimate theorytically PER value, a regression equation is made with independent variables ROE, DER, PBV, NPM, and dependent variable PER. Those four independent variables are considered relevant refer to research before. PER market value is obtained from company balance on the end of 2006. Data used in this research are sheet balances from 31 manufacture companies which are selected from 2003-2006. The undervalue and overvalue stocks are examined whether its price moving suit to the theory, by watching the closing price when the examination done on the december 31st 2006 and three months after the examination, that is march 31st 2007. It is found that there are 23 stock, or 74,2 percent, moving according to the theory, and the rest (8 companies or 25,8 percent) are not moving according to the theory. From the examination, we can take conclusion that PER method can be used in estimating and predicting the movement of stock pricing on the maket, since the accuracy is bigger compared to its mistakes.

Kata Kunci : Price earning ratio,Undervalue,Overvalue,ROE,DER,PBV,NPM, Price Earning Ratio, Undervalue, Overvalue, ROE, DER, PBV, NPM.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.