Pengaruh dana alokasi umum, PDRB per kapita dan investasi terhadap pendapatan asli daerah kabupaten-kota di Provinsi Kalimantan Barat
HIDAYAT, Agus, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanOtonomi daerah mengharapkan pemerintah daerah lebih mampu menggali sumber-sumber penerimaan yang potensial untuk pembiayaan pemerintahan dan pembangunan daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tuntutan peningkatan PAD semakin besar seiring dengan semakin banyaknya kewenangan pemerintah yang dilimpahkan kepada daerah. Rendahnya PAD akan berakibat pada ketidakmampuan daerah dalam membiayai pemerintahan dan pembangunan, semakin besar ketergantungan terhadap bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan ketidaksiapan daerah untuk melaksanakan kebijakan otonomi daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan investasi terhadap PAD. Data yang digunakan adalah data sekunder kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat dengan periode penelitian tahun 2001-2006. Data meliputi realisasi PAD dan DAU bersumber dari DJPK Depkeu R.I., realisasi investasi dan PDRB per kapita bersumber dari BPS Provinsi Kalimantan Barat. Semua data diukur dalam nilai riil. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan metode common effect, fixed effect dan random effect. Hasil analisis menunjukkan metode fixed effect merupakan metode yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD dan Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD.
Local autonomy expect the region more able to explore the potential resources in financing the local development of own revenues (PAD). Ever greater improvement PAD with more government power overflowed to the local government. Low PAD will cause the local government disability in financing the local development, ever greater depending to financial aid from central government and not ready to implementation of local autonomy policy. This research aim to analyse the influence of General Allocation Fund (DAU), Gross Regional Domestic Product (PDRB) per capita and invesment to own revenues (PAD). It used secondary data from regions/muncipals in Kalimantan Barat Province, period of year research in 2001-2006. Data covering realization of PAD and DAU stem from DJPK Depkeu R.I., realization of invesment and PDRB per capita stem from BPS Kalimantan Barat Province. All data measured in real value. The instruments of analysis were data panel regression using common effect approach, fixed effect, and random effect. The analysis results show that fixed effect method gives the best result of regression among the three approaches in the data panel. Result of research show the DAU has an effect on positive and signifikan to PAD, PDRB per capita has an effect on positive and signifikan to PAD and Invesment has an effect on positive and signifikan to PAD.
Kata Kunci : Pendapatan asli daerah (PAD),Dana alokasi umum,Produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita,Investasi,Fixed effect