Laporkan Masalah

Analisis standar belanja program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan di Pemerintah Provinsi DIY

PURWANI, Amin, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Akt

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini dilakukan untuk menyusun model ASB pada program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, khususnya pada kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD di Pemerintah Provinsi DIY. Model yang dimaksud adalah penentuan total belanja dari belanja tetap dan belanja variabel, sehingga diketahui kebutuhan anggaran yang wajar sesuai dengan beban kerja pada kegiatan tersebut. Dengan ASB dapat diketahui dan dihitung nilai kewajaran belanja sampai pada alokasi objek belanja pada kegiatan. Dengan demikian dapat memudahkan SKPD dan TAPD dalam menyusun anggaran dan verifikasi pada program kegiatan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari dokumen APBD TA 2008 dan DPAP SKPD TA 2008. Alat analisis yang digunakan adalah model atau formula yang dikembangkan oleh KKD-PPE UGM yaitu; model atau formula penghitungan belanja total, batasan alokasi objek belanja terhadap total belanja suatu kegiatan. Penelitian ini mendapatkan model ASB kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD yaitu belanja total adalah hasil penjumlahan belanja tetap sejumlah Rp6.759.000,00 dengan belanja variabel Rp216.700,00 dikalikan jumlah kegiatan yang dilakukan SKPD dalam satu tahun anggaran. Analisis lebih lanjut dalam model ASB juga diperoleh formulasi nilai rata-rata, batas bawah dan batas atas pada masing-masing objek belanja kegiatan. Berdasarkan kebutuhan kewajaran belanja dari nilai total belanja pada 17 kegiatan terdapat 10 kegiatan terjadi overfinancing dan 7 mengalami underfinancing.

This study was done to arrange a model of ASB in program of development increase of performance and finance achievement reporting, especially in activities of finance and abstraction achievement reporting of performance realization of SKPD in the provincial government of DIY. Model used in this study was determination of total fixed and variable expenditures, so that it was understood that there was proper budget need according to work burden in the activity. Given ASB could show calculation and understanding of proper value of expenditures till expenditure object allocation in activity. Thus, it eased SKPD and TAPD to arrange budget and verification of activity program. Data used in this study were secondary data derived from documents of APBD of 2008 and DPAP SKPD of 2008. Analytic tools used in this study were models or formulas developed by KKD-PPE UGM, namely, models or formulas of total expenditure calculation, expenditure object allocation limitations to total expenditure for an activity. This study used ASB model of activity of performance achievement arrangement and abstraction of SKPD performance realization, total expenditure of calculation results of fixed expenditure of Rp6,759,000.00 with variable expenditures of Rp216,700.00 multiplied by total activities done by SKPD in one budget year. Furthermore analysis of ASB model also produced average value formulation, lower and upper limits of each object of expenditure for activity. Based on proper expenditure need of total expenditure value in 17 activities, there were 10 activities experiencing overfinancing and 7 experiencing underfinancing.

Kata Kunci : Standar,Belanja, standard, expenditure


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.