Eksternalitas negatif pemasangan pipa gas PGN terhadap nilai rumah di sekitarnya :: Studi di Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat
KUNARSO, Prof. Dr. Iswardono S. Permono, M.A
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan nilai rumah sebelum dan sesudah pemasangan pipa gas dan menganalisis pengaruh jarak ke pipa gas di sekitarnya sesudah pemasangan pipa gas. Kemudian penelitian ini juga akan menganalisis pengaruh variabel luas tanah, luas bangunan, jarak ke pusat Kota Bekasi, jarak ke pusat Kota Jakarta, jarak ke jalan utama dan kualitas rumah terhadap nilai rumah di sekitar pipa gas tersebut, sesudah pemasangan pipa gas. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Laporan Bulanan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris Wilayah Kerja Kota Bekasi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bekasi Utara dan Bekasi Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh transaksi rumah yang dibangun oleh pengembang di Kota Bekasi dalam jarak 1 mil dari pipa gas selama kurun waktu 1 Januari 2005 sampai dengan 31 Desember 2007. Sampel terdiri dari 48 data transaksi yang diambil dengan metode cluster sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda model log-lin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara nilai rumah sebelum dengan sesudah pemasangan pipa gas dan jarak rumah ke pipa gas sesudah pemasangan pipa gas juga tidak mempengaruhi nilai rumah di sekitarnya. Sementara itu variabel lain yang mempengaruhi nilai rumah sesudah pemasangan pipa gas adalah luas tanah, luas bangunan, jarak ke pusat Kota Bekasi, jarak ke pusat Kota Jakarta, dan kualitas bangunan.
The objectives of the study are to analyses the difference house value between before and after gas pipelines built and to analyses impact of distance from the gas after gas pipelines built on house value. Then, the study also analyse other variables that have impact on house value. The research was use secondary data which taken from the Monthly Report of the Bekasi’s Notary. Population was all of sold house which built by developer, within 1 mil from pipelines, during January 1st 2005 until December 31th 2006 in Bekasi. Sample was detected on 48 house locations which pulled from population by cluster sampling method. Log-lin models of multiple regression were used as tools of analysis. The result show us there is no significant difference house value before and after gas pipelines built and distance from the gas pipelines also has no impact on house value. Then, other variables that have impact on value before and after gas pipe line built are site size, building size, distance from Bekasi City Center, distance from Jakarta City Center and building quality.
Kata Kunci : Pipa gas,Nilai rumah,Cluster sampling,Model log,lin,Regresi berganda, gas pipeline, house value, cluster sampling, log-lin model, multiple regression